بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم Rochmany's Blog
Go Green

Clock Link

Featured Posts

Monday, May 29, 2017

soal latihan ulangan kenaikan kelas (ukk) matematika kelas 7/vii ktsp 2006




Klik link ini untuk unduh/download KLIK

soal latihan ulangan kenaikan kelas (ukk) pendidikan agama islam (pai) kelas 7/vii ktsp 2006




Klik link ini untuk unduh/download KLIK

soal latihan ulangan kenaikan kelas (ukk) bahasa indonesia kelas 5/v ktsp 2006




Klik link ini untuk unduh/download KLIK

soal latihan ulangan kenaikan kelas (ukk) plbj kelas 4/iv ktsp 2006




Klik link ini untuk unduh/download KLIK

soal latihan ulangan kenaikan kelas (ukk) pendidikan agama islam (pai) kelas 4/iv ktsp 2006




Klik link ini untuk unduh/download KLIK

soal latihan ulangan kenaikan kelas (ukk) ipa kelas 7/vii ktsp 2006


Klik link ini untuk unduh/download KLIK

Saturday, May 27, 2017

Jadwal Puasa Ramadhan 2017

Tabel Jadwal Puasa Ramadhan 2017

Jadwal Puasa Ramadan 2017

Empat Golongan Orang yang Boleh Tak Berpuasa


Liputan6.com, Jakarta - Puasa Ramadan adalah salah satu amalan yang paling ditunggu oleh umat Islam. Bulan Ramadan yang datang hanya sekali dalam setahun itu merupakan bulan penuh ampunan.
Namun, ada empat golongan yang diperbolehkan untuk tidak menjalankan ibadah puasa Ramadan serta satu golongan yang dilarang berpuasa. Siapa saja? Ini dia.
1. Orang yang sakit
Allah berfirman dalam Surat Al-Baqarah ayat 185, "Dan barang siapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain."
Orang sakit yang diizinkan tidak berpuasa adalah orang sakit yang apabila menjalankan puasa, dapat memperparah kondisi yang bersangkutan. Meski tidak berpuasa, namun orang tersebut harus membayar puasanya tersebut.
2. Orang yang sedang dalam perjalanan jauh
Nabi Muhammad bersabda dalam hadis riwayat Muslim, "Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika bersafar melihat orang yang berdesak-desakan. Lalu ada seseorang yang diberi naungan. Lalu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan, "Siapa ini?" Orang-orang pun mengatakan, "Ini adalah orang yang sedang berpuasa." Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, "Bukanlah suatu yang baik seseorang berpuasa ketika dia bersafar."
Jadi, apabila seseorang yang melakukan perjalanan jauh saat berpuasa diizinkan untuk tidak berpuasa apabila kondisinya berat dan menyulitkan. Namun, orang tersebut wajib mengganti puasanya di kemudian hari.
3. Orang lanjut usia (lansia)
Orang tua yang tidak mampu menjalankan puasa diberi kelonggaran untuk tidak berpuasa. Sebagai gantinya, orang tersebut diwajibkan untuk membayar fidyah yaitu dengan memberi makan fakir miskin setiap kali orang tersebut tidak berpuasa.
Allah berfirman dalam Al-Baqarah ayat 184, "Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin."
Adapun ukuran satu fidyah adalah setengah sho', kurma atau gandum atau beras, yaitu sebesar 1,5 kg beras.
4. Wanita hamil dan menyusui
Nabi bersabda dalam hadis riwayat Ahmad, "Sesungguhnya Allah ‘azza wa jalla menghilangkan pada musafir separuh shalat. Allah pun menghilangkan puasa pada musafir, wanita hamil dan wanita menyusui."
Apabila ibu yang sedang mengandung dan menyusui tidak mampu berpuasa, Allah meringankan untuk tidak berpuasa dan menggantinya di kemudian hari.
Sementara satu golongan yang dilarang untuk berpuasa adalah wanita dalam keadaan haid dan nifas. Nabi bersabda dalam Hadis Riwayat Bukhari, "Bukankah ketika haid, wanita itu tidak shalat dan juga tidak puasa. Inilah kekurangan agamanya."
Wanita yang haid dan nifas dilarang berpuasa selama masa haid dan nifas tersebut. Namun, mereka tetap harus mengganti puasa di kemudian hari.

Saat Lagu Anak Berubah Radikal



Suara.com - Lagu anak ciptaan Ibu Sud berjudul "Menanam Jagung" diubah lirik. Lirik yang dibuah menjadi sangat menakutkan. Kata "cangkul" dibuah menjadi "bunuh". Ironisnya lagu tersebut dinyanyikan oleh anak-anak. Jauhkan anak dari radikalisme. Stop gunakan lagu anak untuk radikalisme.




Friday, May 26, 2017

Warga Temukan Balita Sedang Menyusu Ibunya yang Tewas

Kecelakaan Tragis

Liputan6.com, Jakarta - Monu Balmiki (27) langsung melapor ke kantor Polisi di daerah Damoh, Pradesh, India, setelah ia menemukan jasad seorang perempuan di pinggir lintasan kereta api. Di sebelah jasad itu juga terdapat balita laki-laki dalam keadaan menangis.

Melansir My Newshub, tak lama setelah polisi datang mengevakuasi, balita nahas itu tampak sedang menyusu ibunya yang telah tak bernyawa. Dugaan sementara, ibu itu tewas tertabrak kereta api saat menyeberang. 

"Kami terkejut melihatnya, ia sangat menyedihkan. Perempuan itu tewas terbaring dan anaknya menangis di sebelahnya," ujar Balmiki. 

Ia menambahkan, jasad perempuan itu langsung dibawa ke rumah sakit untuk diautopsi. Pihak rumah sakit menyatakan perempuan itu meninggal dunia karena benturan keras di kepalanya. Hidung dan telinga perempuan itu mengeluarkan darah. 

Sementara balita malang itu juga dilarikan ke rumah sakit anak untuk diperiksa. Balita itu dipastikan tidak menderita luka sedikit pun.

Hingga kini polisi masih mencari alamat perempuan itu untuk memberi tahu keluarganya. Untuk sementara waktu, balita itu dititipkan ke tempat penampungan anak-anak yatim di Pradesh.

"Kami sedang mencari alamat perempuan itu dan berusaha mendapatkan nomor kontak keluarganya," ujar polisi.

(war)