بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم Rochmany's Blog: 07/03/12
Go Green

Clock Link

Tuesday, July 3, 2012

Cewek Ini Habis Naik Pohon Rambutan lalu Digigit Semut Rang-rang

sumber: http://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=13653771

Hati-hati jika naik pohon rambutan karena banyak semut rang-rang.
Ini adalah foto penampakan pantat wanita setelah digigit semut itu.


JUST FOR KIDDING!


Kadal Ini Berwujud Seperti Spiderman

sumber: TRIBUNNEWS.COM

Kadal Ini Berwujud Seperti Spiderman

NAIROBI - Kadal Spiderman, mungkin itu julukan yang tepat untuk seekor kadal asal Taman Nasional Masai Mara di Kenya, yang memiliki warna tubuh unik.


Tak seperti rata-rata kadal yang memiliki warna abu-abu, kadal ini justru memiliki dua warna sekaligus, merah dan biru.

Cassio Lopez (38), fotografer asal Sao Paulo, Brasil, mengabadikan kadal unik ini. Berkat jepretan Lopez, pose kadal ini mirip dengan tokoh superhero ciptaan Marvel, Spiderman.

Lopez yang tengah berlibur bersama istrinya, Alessandra, tak sengaja melihat kadal itu tengah beristirahat di atas sebuah batu besar.

"Kami terpesona dengan warna kulitnya. Ini pertama kalinya kami melihat kadal jenis ini," kata Lopez seperti dilansir Daily Mail, Senin (2/7/2012).

Kadal ini dikenal sebagai jenis Kepala Datar Mwanza Agama. Kadal jenis ini asli Afrika, dan biasa tinggal berkelompok.

"Kadal itu kabur ke celah batu, setelah kami mengampil beberapa gambar. Saya pikir, kadal ini bahkan lebih pemalu dari Spiderman. Ia membawa keberuntungan, karena setelah itu kami melihat macan tutul yang kami cari," ungkap Lopez. (*)

Mesin Uang Bakrie Melempem

sumber: BERITASATU.COM


Bak seorang pendekar yang dikarunia 10 nyawa, dengan beban utang yang tinggi, Bakrie tetap dipercaya diberi pinjaman oleh institusi keuangan global

Meski kondisi keuangan perusahaan yang memprihatinkan, Bakrie tak henti-hentinya melakukan. Bak seorang pendekar yang dikarunia 10 nyawa, dengan beban utang yang tinggi, Bakrie tetap dipercaya diberi pinjaman oleh institusi keuangan global.

Selain rencana membangun kawasan industri Trans Kalimantan Economic Zone senilai Rp10 triliun, yang terbaru Bakrie akan membangun megaproyek pipanisasi gas Kalimantan-Jawa (Kalija) sepanjang 1.200 kilometer (km).

Untuk tahap pertama, grup Bakrie akan memulai pembangunan proyek pipa transmisi gas ruas Kepodang-Tambaklorok sepanjang 200 km pada tahun ini. Pemilik grup Bakrie Nirwan Darmawan Bakrie belum lama ini berjanji, pembangunan pipa transmisi gas ruas Kepodang-Tambaklorok ditargetkan rampung 2014.

Sebagai gambaran, ruas pipa bawah laut Kepodang-Tambaklorok akan menghubungkan lapangan gas Kepodang yang dikelola kontraktor Petronas Carigali, di lepas pantai Semenanjung Muria, Jawa Tengah, ke PLTU Tambaklorok, di Semarang.

Empat tahun lalu (2008) Petronas Carigali meneken perjanjian jual beli gas dengan PLN. Dalam kesepakatan tersebut, selain memasok gas, Petronas juga sekalian membangun jaringan pipanya. Namun setahun kemudian, Bakrie mengusulkan kepada pemerintah agar Kepodang-Tambaklorok dimasukkan sebagai megaproyek

Tahun 2010 pemerintah menyetujui usulan ini, sehingga rancangan proyek Kepodang-Tambaklorok musti diubah. Akibatnya, pasokan gas ke Tambaklorok yang sedianya bisa dimulai sejak 2011 lalu, molor menjadi tahun 2014.

Sebagai kompensasi, pemerintah harus memperpanjang kontrak kerja sama Blok Muriah (tempat Lapangan Kepodang) dengan Petronas Carigali, selama tiga tahun. Semula KKS Muriah seharusnya habis pada 2021, namun diperpanjang sampai 2024

Kepastian pembangunan Kepodang-Tambaklorok agaknya berkaitan dengan kunjungan Nirwan yang didampingi Dirut Energi Mega Persada Imam Agustino, ke kantor Menteri ESDM Jero Wacik, Jumat (22/06) lalu. Kala itu Nirwan enggan berkomentar. "Tanya soal bola saja," katanya.

Dengan kondisi keuangan yang memprihatinkan, aksi korporasi terbaru ini patut dipertanyakan. Mesin uang keluarga Bakrie melalui PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) sepertinya tidak akan bersinar seperti tahun-tahun sebelumnya. Pemicunya, sejumlah anak usaha yang menjadi soko guru perusahaan Bakrie diperkirakan kinerjanya melempem dengan sejumlah permasalahan.

Kepala Riset Universal Broker Indonesia, Satrio Utomo mengatakan, sejumlah aksi korporasi yang dlakukan grup Bakrie belum memberikan keuntungan riil, khususnya kepada para pemegang saham. Meski dalam setiap aksi korporasi merinci seluruh potensi keuntungan, namun keuntungan itu belum dipegang perusahaan.

"Langkah-langkah yang dilakukan perusahaan milik grup Bakrie dilakukan seolah-olah hanya untuk terlihat melakukan aksi korporasi di mata investor," kata Satrio kepada Beritasatu.com, hari ini.

Di kalangan pasar modal, Bakrie dikenal sebagai perusahaan gali lubang tutup lubang. Seluruh aksi korporasinya selalu dibiayai utang. Lalu bagaimana kondisi utang perusahaan Bakrie. Berdasarkan data yang dihimpun Beritasatu.com, meredupnya mesin penggerak BNBR disebabkan sejumlah faktor.

Selain kepemilikan di Bakrieland Development Tbk (ELTY) dan PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) tergerus, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) sebagai soko guru PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) tengah dilillit persoaalan utang dan melemahnya harga batu bara.

Laporan keuangan BNBR audit 2011 menyebutkan, total utang perseroan mencapai Rp5,4 triliun. Dari total utang itu, sebesar Rp295 miliar jatuh tempo tahun ini yang berasal dari transaksi repo. Selain itu, perusahaan investasi juga harus melunasi utang US$437 juta (Rp4,3 triliun) dari 20 kreditur internasional yang digalang Credit Suisse, menyusul harga saham Bumi Plc turun dari yang disepakati.

Penurunan tersebut memicu margin call yang mengharuskan Bakrie melakukan top up dengan menambah US$100 juta. Bakrie Brothers dan Long Haul Holding menjaminkan 47,6 persen saham Bumi Plc milik grup Bakrie untuk memperoleh pinjaman itu.

Lalu apa lagi utang jangka pendek perusahaan Bakrie yang jatuh tempo di 2012? PT Bumi Resources Tbk (BUMI) salah satu perusahaan dengan jumlah utang yang cukup mengerikan. Mengutip laporan keuangan BUMI 2011, utang produsen batu bara yang jatuh tempo pada tahun ini mencapai US$638 juta (Rp6,38 triliun).

Di tahun 2013 sebesar US$1,1 miliar, 2014 sebesar US$635 juta, 2015 sebesar US$313 juta, 2016 sebesar US$450 juta dan di 2017 sebesar US$700 juta. Jika disederhanakan, hingga 2014 BUMI harus melunasi utang jatuh tempo sebesar US$3 miliar (Rp30 triliun).

Analis BNI Securities Viviet S. Putri mengungkapkan, aksi korporasi yang dilakukan kelompok usaha grup Bakrie akan terbebani utang. Beban itu tidak hanya kepada entitas usahanya, namun juga pada entitas lain dalam kelompok perusahaan Bakrie. "Jadi pendapatan dan labanya dikonversi untuk membayar utang,” kata dia kepada Beritasatu.com.

Selain dililit utang, kondisi BUMI diperburuk dengan terus menurunnya harga batu bara di tengah perlambatan ekonomi global yang turut mengurangi pernintaan batu bara dari China dan India sebagai motor penggerak ekonomi. Kondisi ini tentu tidak diinginkan BUMI sebagai eksportir batu bara kedua terbesar di dunia.

Apalagi produksi batu bara BUMI berupa cooking coal sangat sensitif terhadap krisis. Pasalnya, cooking coal banyak digunakan untuk industri pengolahan baja. Di tengah kondisi krisis seperti sekarang, praktis industri baja akan tertekan.

Dampak lebih lanjut, pendapatan Bakrie melalui perusahaan batu baranya akan tergerus. Sumber lain menyebutkan, tren pelemahan harga batu bara ini akan berlanjut hingga ke depan menyusul ditemukannya sumber energi baru di Amerika Serikat (AS) yang bisa menggantikan batu bara di masa mendatang.

Padahal kepemilikan keluarga Bakrie di BUMI paling besar dibanding perusahaan lain. Mengacu data Horizon Research, per Desember 2011, kepemilikan BNBR di BUMI mencapai 29,8 persen. Mengacu laporan keuangan 2011, BUMI memperoleh pendapatan US$4 miliar (Rp40 triliun), laba usaha US$1,12 miliar dan laba bersih US$221 juta. Dengan porsi kepemilikan tersebut, maka sumbangan pendapatan BUMI kepada BNBR mencapai US$1,17 miliar. Sementara laba usaha dan laba bersih menyumbang masing-masing US$330 juta dan US$60 juta.

Sementara motor uang grup Bakrie yang lain seperti ELTY atau UNSP sudah tidak bisa diharapkan. Di ELTY, kepemilikan grup Bakrie sudah tidak mayoritas paska masuknya Limitless Limitless World International Services Ltd. Lagi-lagi, penjualan sebagian saham Bakrie ke perusahaan investasi asal Qatar ini karena kesulitan likuiditas. Kini, saham Bakrie di perusahaan properti itu hanya tersisa 8 persen.

Adapun di sektor karet dan CPO, grup Bakrie tidak bisa bertumpu hanya pada UNSP menyusul tanaman yang menghasilkan terus menurun. Di sisi lain tanaman yang tidak menghasilkan justru meningkat. Jika saja performanya kinclong, mungkin bisa membantu mengingat porsi keluarga Bakrie di UNSP mencapai 27,42 persen atau menempati urutan kedua setelah BUMI.

Data Horizon Research juga menyebutkan, per Desember 2011, UNSP mencatat pendapatan Rp4,367 triliun dengan mengacu porsi kepemilikan di atas, maka kontribusi perusahaan sawit ini ke BNBR mencapai Rp1,197 triliun. Sementara laba operasional tercatat Rp1,219 triliun dengan kontribusi Rp334 miliar. Adapun laba bersih Rp744 miliar dengan menyumbang Rp204 miliar.

Dengan kondisi keuangan yang berdarah-darah akibat melambungnya utang dan melemahnya harga batu bara, maka kinerja perusahaan grup Bakrie tahun ini akan semakin tergopoh-gopoh. Apalagi di 2013 dan 2014 dimana beban utang untuk BUMI saja, sudah Rp30 triliun. Sementara pendapatannya jauh tidak menutupi beban yang ditanggung.

Namun bukan Bakrie jika tak mampu lolos dari kondisi tersebut. Sumber Beritasatu.com menyebutkan, grup Bakrie tengah menjajaki investor global untuk mencari dana segar senilai US$1 miliar (Rp10 triliun). Nantinya, dana tersebut digunakan untuk melunasi utang ke Credit Suisse senilai US$437 juta dan investasi di sejumlah anak usaha Bakrie & Brothers yakni PT Bakrieland Development Tbk (ELTY), PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), dan PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL).

Sumber juga mengungkapkan, jika skema ini gagal grup Bakrie terpaksa akan menjual kepemilikannya di sejumlah perusahaan afiliasinya yakni Delta Dunia Makmur, Benakat Petroleum Energy, Energi Mega, Berau Coal Energy, Bumi Plc atau Bakrie & Brothers itu sendiri.

Mesin uang Bakrie & Brothers ditopang sejumlah anak usaha:

Kepemilikan BNBR melalui Bumi Plc di BUMI mencapai 29,8 persen

Di 2011 pendapatan BUMI tercatat US$4 miliar (Rp40 triliun). Mengacu porsi di atas kontribusi BUMI ke BNBR 29,8 persen setara dengan US$1,17 miliar Laba operasional US$1,12 miliar berkontribusi US$330 juta. Laba bersih US$221 juta berkontribusi US$60 juta

Kepemilikan BNBR di UNSP mencapai 27,4 persen

Di 2011 pendapatan UNSP Rp4,367 triliun. Mengacu porsi di atas, kontribusi UNSP ke BNBR kontribusi ke BNBR 27,42 persen setara dengan Rp1,197 triliun. Laba operasional Rp1,219 triliun berkontribusi Rp334 miliar. Laba bersih Rp744 miliar berkontribusi Rp204 miliar

Kepemilikan BNBR di ENRG mencapai 8,75 persen

Di 2011 pendapatan Rp2,122 triliun.Mengacu porsi di atas, kontribusi ENRG ke BNBR 8,75 persen setara dengan Rp185 miliar. Laba operasional Rp778 miliar berkontribusi Rp68 miliar. Laba bersih Rp68 miliar berkontribusi Rp6 miliar

Kepemilikan BNBR di ELTY mencapai 8,14 persen

Di 2011 pendapatan Rp2,013 triliun. Mengacu porsi di atas, kontribusi ELTY ke BNBR seebsar 8,14 persen setara dengan Rp163 miliar. Laba operasional Rp232 miliar berkontribusi Rp18,95 miliar. Laba bersih merugi (Rp19 miliar) berkontribusi merugi (Rp1,56 miliar)

Kepemilikan BNBR di BTEL mencapai 22,00 persen

Di 2011, pendapatan Rp2,591 triliun. Mengacu porsi di atas, kontribusi BTEL ke BNBR 22,00 persen setara dengan Rp569 miliar.Laba operasional merugi (Rp174 milar) berkontribusi merugi (Rp38,28 miliar). Laba bersih merugi (Rp782 M) berkontribusi merugi (Rp172 miliar)

Di luar lima perusahaan terbuka, masih ada tiga perusahaan di sektor logam, Bakrie Metal Industries dengan kepemilikan 99,99 persen, sektor infrastruktur, Bakrie Indo Infrastruktur (99,5 persen) dan sektor energi, Bakrie Energy (100 persen)

Sumber: Horizon Research

Daftar utang kelompok perusahaan grup Bakrie bersama afiliasinya yang jatuh tempo tahun 2012:

1. Bakrie & Brothers mencapai Rp5,4 triliun

2. Bumi Resources US$638 juta (Rp6,38 triliun)

3. Bakrieland Development Rp17,707 triliun

4. Energi Mega Persada Rp11,215 triliun

5 Bakrie Sumatera Plantations Rp9,644 triliun

6. Bakrie Telecom Rp7,844 triliun

7. Bumi Resources Minerals Rp3,338 triliun

8. Berau Coal Energy Rp1,535,

9.Visi Media Asia Rp822,276 miliar

10. Darma Henwa Rp406,165 miliar


Sumber: Laporan keuangan yang diolah Beritasatu.com

SPESIAL Bursa Transfer: Pemain Yang Nilainya Meningkat Usai Piala Eropa

sumber: goal.com


Piala Eropa 2012 resmi berakhir dinihari tadi, dengan Spanyol menjadi kampiunnya, setelah mengalahkan Italia di Kiev, Ukraina dengan skor telak, 4-0.

Berakhirnya Piala Eropa juga mengartikan pecinta sepakbola harus menunggu setidaknya dua tahun lagi untuk bisa menyaksikan pesta sepakbola lainnya.

Namun, selama tiga minggu ke belakang, pecinta sepakbola sudah mendapat suguhan yang luar biasa, lewat adu taktik, skill luar biasa, kekecewaan dan konsistensi yang ditunjukkan para raksasa Eropa.

Tapi tidak semuanya hilang begitu saja. Seperti halnya kompetisi besar lain, Piala Eropa 2012 menjadi momen bagi sejumlah pemain untuk menunjukkan kualitas dan kapabilitasnya di level dunia.

Alhasil, ada beberapa bintang baru yang bermunculan, atau pemain lama yang kembali mengkilap karena permainannya, dan menjadi komoditi berharga di bursa transfer, yang sudah dibuka per tanggal 1 Juli. Pemain-pemain ini sepertinya akan meramaikan bursa transfer dan pihak klub bisa melepas dengan harga mahal karena performa yang sudah ditunjukkan.

Siapa saja mereka? GOAL.com Indonesia memberikannya untuk Anda.

Tak bisa dimungkiri, penampilan Alan Dzagoev di dua laga awal Rusia sangat luar biasa. Menghadapi Republik Ceko, Dzagoev mencetak dua gol dan juga menunjukkan kiprah sensasional saat melawan Polandia.

Sayangnya, saat melawan Yunani, Dzagoev tak mendapat kepercayaan dari pelatihnya. Trik dan skill kemampuan Dzagoev tak terlihat dan akhirnya Rusia tersingkir.

Namun harus diakui Dzagoev sudah tampil luar biasa selama menjalani tiga laga bersama Rusia di babak grup. Tak hanya mencetak gol, pemain CSKA Moskwa itu juga rajin membuka peluang.

Karena performa impresifnya itu, Arsenal, salah satu raksasa Inggris, mulai memburu tanda tangannya, demikian dilaporkanDaily Mail. Tapi sepertinya tak sedikit klub Inggris lain yang juga tertarik padanya.

Kroasia menjadi tim bagus lain yang, sayangnya, tersingkir di fase-fase awal. Mario Mandzukic pun tak memiliki banyak kesempatan lagi untuk memamerkan skill-nya.

Di babak grup, Mandzukic sudah tampil memesona dengan mencetak tiga gol di dua pertandingan. Dan karena performanya itu, banyak klub yang siap memboyongnya.

Tapi raksasa Bundesliga Jerman Bayern Munich bergerak lebih cepat dengan menggaetnya dari VfL Wolfsburg. Tak sedkit yang menilai keputusan Bayern tersebut memang dilatarbelakangi kemampuannya mengolah bola di Piala Eropa 2012.

Inilah kisah Cinderela di sepakbola. Seorang pemain belakang di sektor kanan bermain di klub lokal di Republik Ceko dan mendapat panggilan bermain untuk tim nasional di Piala Eropa 2012.

Kesempatan itu dimaksimalkannya dengan sangat baik, yang membuatnya mendapat tawaran untuk bermain di klub yang lebih baik. Werder Bremen akhirnya mendapatkan tanda tangannya, dan klub lokal di negaranya mendapat ganti rugi (atau untung) sebesar dua juta poundsterling.

Di Bremen, Gebre Selassie pastinya memiliki kesempatan berkembang lebih baik, mendapat tambahan uang juga lebih besar dan kesempatan bermain di tim nasional dan kompetisi Eropa yang lebih terbuka.

Di sektor pertahanan Denmark, nama-nama pemain seperti Simon Kjaer dan Daniel Agger lebih tenar ketimbang Simon Poulsen. Tapi dalam hal kualitas, bek sayap AZ Alkmaar itu pantas disejajarkan dengan seniornya.

Bersama tim nasional Denmark di Piala Eropa 2012, Poulsen dioperasikan di sektor kanan pertahanan. Penampilannya impresif, terutama dalam membantu lini serang. Umpan-umpannya juga bisa menyasar dengan tepat ke rekan-rekannya dan memilikichemistryyang baik dengan Michael Krihn-Dehli.

Tak salah jika kemudian Olympique Lyon dan Aston Villa menjadi dua dari belasan tim Eropa yang tertarik memboyongnya keluar dari AZ Alkmaar dalam waktu dekat.

Denmark beruntung memiliki Michael Krohn-Dehli. Kontribusinya cukup vital selama fase grup, di mana golnya berujung pada kemenangan Denmark atas Belanda.

Ia juga membuat satu assist kepada Nicklas Bendtner saat melawan Portugal. Dehli menjadi pemain kedua di skuat Denmark yang paling sering mengancam gawang lawan setelah Bendtner.

Karena performanya itu, Michael Laudrup, pelatih anyar Swansea City, dilaporkan tertarik untuk memboyongnya ke Liga Primer Inggris. Sepertinya Laudrup melihat masa depan yang cerah dari pemainnya itu.

Portugal tidak hanya memiliki Cristiano Ronaldo dan Luis Nani. Masih banyak pemain yang memiliki kualitas di atas rata-rata, dan Joao Moutinho adalah salah satunya.

Langkah Portugal hingga ke babak semi-final tak bisa dilepaskan dari kontribusi pemain Porto tersebut dari lini tengah. Bertrio dengan Raul Maireles dan Miguel Veloso, Moutinho menjadi tembok pertahanan pertama Portugal yang harus dilewati lawan.

Selain itu, Moutinho memiliki kepiawaian dalam memainkan tempo dan menjalankan tugasnya dengan baik sebagai jembatan antara lini belakang dan depan. Portugal memang sudah bisa melupakan sosok Deco, yang begitu kontributif saat masih di Portugal, dengan keberadaan Moutinho.

Terlepas dari aksi dan sikapnya yang terkesan tidak friendly, Balotelli sudah menunjukkan kualitasnya sebagai pemain muda penuh bakat dan potensi untuk tim nasional Italia.

Dengan performa yang ditunjukkannya selama Piala Eropa 2012, terutama ketika melawan Jerman, di mana ia mencetak dua gol ke gawang Oliver Neuer, Manchester City pastinya sangat bersyukur bisa mendapatkannya dari Internazionale beberapa waktu lalu.

Jikapun harus melepasnya ke klub lain, Manchester City juga tak khawatir harga jualnya bakal anjlok. Sempat diklaim, usai laga melawan Jerman, harga Balotelli meningkat tajam hingga lebih dari 50 juta poundsterling.

Balotelli Segera Jadi Ayah

sumber: TEMPO.CO


Milan-Penyerang kontroversial tim nasional Italia, Mario Balotelli, bakal segera menjadi ayah. Kabar tersebut diungkapkan mantan kekasihnya, Raffaela Fico.

Seperti dilansir Football-Italia pada Senin 2 Juli 2012, Fico sudah menelepon soal berita ini kepada Balotelli, sesaat sebelum laga semifinal antara Italia dan Jerman. »Setelah beberapa saat dia terdiam, ia mengatakan bahwa saya telah memberinya kabar terbaik di dunia,” kata Fico mengungkapkannya kepada majalah Italia, Chi.

Fico sadar mengandung setelah melakukan tes pada pertengahan Mei lalu di Milan. Lantaran hubungan keduanya sudah putus pada akhir April silam, kini Fico mengatakan ingin kembali berbaikan dengan pemain milik Manchester City itu. »Mario dan saya sedang berusaha membangunnya kembali,” ujar wanita berusia 24 tahun itu.

Fico pun yakin hubungan keduanya akan segera membaik seperti semula. »Mario tidak pernah berhenti mencintaiku. Dia akan menjadi ayah yang menyenangkan dan pasangan yang manis, penuh kasih dan baik,” kata dia.

Selain itu Fico juga menepis kabar bahawa hubungannya dengan Balotelli semata-mata karena dia hanya menginginkan harta dari pemain keturunan Ghana itu. Menurut dia, kehamilan ini jadi bukti keseriusan dia terhadap pemain berjulukan Super Mario itu.

»Yang pasti adalah bahwa kami berdua menginginkan anak ini. Dia mengatakan kepada saya saat Natal bahwa ia ingin menikah dan punya anak, dan saya terima itu,” ujar dia. »Anak itu akan mempunyai nama keluarga Balotelli dengan kebanggaan.”

Waspadalah, Penculik Incar ABG di Mall

sumber:  VIVAnews