بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم Rochmany's Blog: FBI Habiskan Rp12 Miliar Demi Bobol iPhone Kasus San Bernardino
Go Green

Clock Link

Tuesday, May 9, 2017

FBI Habiskan Rp12 Miliar Demi Bobol iPhone Kasus San Bernardino


Metrotvnews.com: Pada awal 2016, Apple bertarung dengan FBI di pengadilan terkait privasi masyarakat, khususnya apakah mereka harus meretas iPhone 5c yang digunakan oleh salah satu pelaku dalam kasus penembakan di San Bernardino.

Apple menolak untuk membuat software yang berfungsi sebagai pintu belakang atau backdoor untuk menembus fitur keamanan dalam sistem operasi iOS. Alasan Apple ketika itu adalah karena software tersebut dapat membahayakan jutaan orang yang menggunakan iPhone dan iPad.

Pada akhirnya, FBI memutuskan untuk membeli software untuk meretas iPhone dalam kasus tersebut. Badan intelijen itu menolak untuk mengatakan berapa banyak uang yang mereka keluarkan untuk membeli software itu.

Sekarang, Senator Dianne Feinstein telah mengungkapkan, FBI harus mengeluarkan uang USD900 ribu (Rp12 miliar) untuk meretas ponsel sang penembak.

Angka itu lebih rendah dari perkiraan sebelumnya, yaitu USD1.3 juta (Rp17,4 miliar). Namun, angka itu merupakan perhitungan kasar dari pernyataan Director FBI James Comey, yang mengatakan bahwa ongkos yang FBI bayarkan lebih besar dari gaji yang dia terima selama 7 tahun dan 4 bulan. Reuters melakukan perhitungan berdasarkan pernyataan ini, tapi tampaknya pernyataan ini tidak akurat.

"Saya sangat kaget ketika San Bernadino terjadi dan Anda mencoba meminta agar ponsel itu bisa dibuka dan kemudian, FBI harus menghabiskan USD900 ribu untuk meretasnya," ujar Feinstein, seperti yang dikutip dari AP. 

Hingga pernyataan ini dikeluarkan, FBI menolak untuk mengungkapkan berapa banyak uang yang mereka keluarkan untuk meretas iPhone dalam kasus San Bernardino. Selain itu, mereka juga menutupi identitas dari orang atau perusahaan yang meretas iPhone itu. Badan intelijen itu menyebutkan, informasi ini adalah rahasia.(MMI)

No comments:

Post a Comment