بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم Rochmany's Blog
Go Green

Clock Link

Friday, July 10, 2015

Rekor Baru Skor Pertandingan Sepak Bola Internasional: 46-0

Ini rekor baru skor pertandingan sepak bola internasional: 46-0

Merdeka.com - Dalam pertandingan kualifikasi Olimpiade, Vanuatu mengalahkan Negara Federasi Micronesia dengan skor fantastis 46-0.

Sebelumnya Micronesia juga kalah telak dari Fuji dengan skor 38-0 dan dari Tahiti 30-0 dalam pertandingan Konfederasi Sepak bola Oceania.

Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Kamis (9/7), anggota tim Micronesia kebanyakan para remaja yang baru meninggalkan desa mereka pertama kali. Negara kecil itu sulit membentuk tim yang solid dalam kompetisi sepak bola Pacific Games di Papua Nugini.

Ketika kalah dari Vanuatu, pencetak gol terbanyak dipegang oleh Jean Kaltack. Dia mencetak 16 gol dalam pertandingan itu.

Pelatih Micronesia Stan Foster mengatakan dia tidak terkejut dengan kekalahan besar itu.

"Kebanyakan anak-anak ini di akhir masa remaja mereka, karena itulah saya memilih mereka masuk tim," ujar Foster kepada Radio New Zealand di Port Moresby, Papua Nugini, setelah kalah dari Vanuatu.

"Mereka banyak yang belum pernah keluar dari desa sampai ke pulau lain. Saya mengajak mereka ke Guam beberapa hari lalu dan mereka baru pertama kali naik eskalator atau lift," kata Foster.

Berikut cuplikan pertandingan Vanuatu versus Micronesia.



Cahaya Aneh Menari-nari di Langit AS

Video: Heboh! Cahaya Aneh Menari-nari di Langit AS

Dream - Penampakan alam yang aneh kembali membuat kehebohan. Kali ini berupa cahaya yang seperti menari di balik awan.
Dalam sebuah video yang berhasil direkam seorang pengendara sepeda di Greenwood, Indiana, Amerika Serikat, terlihat cahaya yang muncul dari balik awan dan sesekali meliuk-liuk seperti menari.
Banyak yang mengira itu adalah pekerjaan alien. Namun penampakan yang terjadi di video berdurasi 2 menit 27 detik itu dianggap sebagai fenomena alam biasa oleh ilmuwan Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA).
Menurut NASA, fenomena itu terjadi karena petir yang dihasilkan oleh badai awan dapat mengubah medan listrik di atas awan untuk sementara, sehingga kristal es yang terkena petir itu memantulkan sinar matahari.
"Medan listrik yang berubah dengan cepat menyebabkan sinar pantulan kristal es ikut bergerak-gerak secara geometris."

Mengapa Anak Baru Boleh Nyetir di Umur 17 Tahun? #nodrivingunder17



Jakarta -Aturan hukum di Indonesia menetapkan seseorang boleh mengendarai sepeda motor yang dibuktikan oleh keberadaan Surat Izia Mengemudi (SIM) jika telah berusia minimal 17 tahun. Usia dinilai sebagai batasan seseorang aman dari potensi risiko bersepeda motor. Mengapa?

“Usia 17 tahun dianggap sebagai usia peralihan meninggalkan sifat anak-anak dan mulai menjadi dewasa. Dimana seseorang dianggap mulai dapat mengontrol tingkat emosionalnya dengan lebih baik,” papar Presiden Direktur Indonesia Defensive Driving Center, Bintarto Agung, dalam surat ekektroniknya kepada detikOto.

Maklum, pada usia anak-anak emosi seseorang masih labil sehingga dianggap belum memiliki empat A dengan baik. 

“Empat A itu adalah awareness atau kesadaran, alertness atau kewaspadaan, attitude alias sikap mental, serta anticipation atau antisipasi,” kata pria yang akrab dipanggil Pak Tarto ini.

Padahal, tingkat kesadaran yang baik, kewaspadaan yang baik, sikap mental yang baik, serta kemampuan antisipasi yang baik adalah kunci utama dalam berkendara yang benar, aman, serta nyaman. 

“Jika (4A itu tidak baik) maka potensi risiko berkendara sangat tinggi,” ujar Pak Tarto.

Oleh karena itu, lanjutnya, mengapa Undang-undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu-lintas dan Angkutan Jalan menetapkan batasan minimal seseorang untuk mendapatkan SIM pada usia 17 tahun.

“Kalau untuk fisik tidak terlalu berdampak pada peningkatan potensi risiko berkendara,” imbuhnya.

Kami membuka kesempatan bagi Otolovers yang ingin bertukar pikiran mencari solusi mengenai isu ini atau memiliki pengalaman dengan anak-anak yang mengendarai kendaraan. Atau apakah Anda termasuk orangtua yang melarang anak kesayangan menggunakan kendaraan, silakan berbagi pikiran. Kirim pendapat Anda ke redaksi@detikoto.com dengan subyek #nodrivingunder17.

Anda juga bisa meramaikan media sosial di Facebook, Twitter atau akun sosial media lainnya dengan hashtag yang sama, #nodrivingunder17. Salam safety driving! (arf/ddn)


detik.com

Mobil Ditabrak Pengendara Motor Anak, Si Anak Sempat Mau Kabur #nodrivingunder17


Mobil Ditabrak Pengendara Motor Anak, Si Anak Sempat Mau Kabur

Jakarta -Lagi-lagi insiden kecelakaan yang melibatkan pengendara motor yang masih di bawah umur kembali terjadi. Mobil Daisy Tania pernah ditabrak hingga penyok pada 3 panel (fender, bemper dan pintu) oleh anak perempuan 10 tahun yang mengendarai sepeda motor. Haduh…

“Kejadiannya bermula ketika 3 anak berusia 10 tahun mengendarai 2 sepeda motor, kemudian mereka saling bercanda dan penumpang yang di motor menendang motor temannya. Motornya kemudian menimpa mobil saya,” ujar Daisy.

Wanita berparas cantik ini menuturkan setelah motor menimpa mobilnya, anak-anak itu sempat berusaha kabur. 

“Kemudian saya minta supaya mereka memanggil orangtua penabrak. Tukang ojek yang ada di sekitar lokasi mengaku kepada saya mereka tidak melihat kejadian tersebut, padahal sewaktu saya sedang bicara di telepon, saya mendengar mereka mendiskusikan kejadian tersebut dengan detail,” ujarnya.

Tak lama kemudian, si ibu penabrak datang, Daisy pun langsung mempertanyakan kenapa si ibu membolehkan anak 10 tahun mengendarai motor, tanpa STNK dan tanpa helm.

“Ibu tersebut hanya menjawab biasanya tidak pernah ada kecelakaan yang menimpa anaknya sehingga dia memperbolehkan anaknya mengendarai sepeda motor. Akhir kata, mereka mengaku tidak punya uang, sehingga saya menyita handphone anak tersebut dan saya kembalikan 1 bulan kemudian,” ujarnya.


(ddn/ddn)

detik.com

Perlu Gerakan Nasional Larangan Anak di Bawah Umur Bawa Kendaraan #nodrivingunder17


Perlu Gerakan Nasional Larangan Anak di Bawah Umur Bawa Kendaraan

Jakarta -Anak-anak di bawah umur yang membawa kendaraan berupa motor dan mobil makin hari jumlahnya bertambah banyak. Seiring dengan itu tingkat kecelakaan lalu lintas di kalangan para siswa semakin meningkat.

Untuk mengatasi semua itu Polri harus bertindak tegas. Selain itu perlu dilaksanakan gerakan nasional berupa larangan anak di bawah umur membawa kendaraan.

"Peran orangtua dan guru sangat dominan mensukseskan program itu. Tanpa izin dari keduanya, anak-anak yang sehari-hari belajar di sekolah, pasti tidak akan berani mengemudikan mobil dan motor termasuk ke sekolahnya," tegas pengamat kepolisian Aqua Dwipayana kepada detikOto, Jumat (10/7/2015).

Seperti diberitakan saat ini masih banyak orangtua yang memberikan kesempatan kepada anak-anaknya untuk mengendarai sepeda motor maupun mobil. Sadar atau tidak, ternyata anak-anak kecil yang membawa kendaraan bermotor telah melakukan tindakan kejahatan.

Hal itu ditegaskan oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian. Menurutnya, tindakan kejahatan itu kemungkinan bisa saja masuk ke dalam tindak pidana pembunuhan.

"Kalau mereka (anak-anak di bawah umur) mengendarai tanpa kejadian, kita bisa tilang. Tapi kalau dia mengendarai kemudian nabrak orang, lalu orang itu mati, dia bisa kena pidana, tidak hanya 359 KUHP (pembunuhan karena kealpaan), tapi juga mungkin 338 KUHP (karena unsur kesengajaan)," ungkap Tito kepada detikOto.

Menurut Tito, pasal 338 KUHP membahas tentang pembunuhan dengan kesengajaan. Pembunuhan kesengajaan itu dibagi tiga yakni sengaja dengan sadar maksud, sengaja dengan sadar pasti dan sengaja dengan sadar kemungkinan. 



Untuk kasus anak-anak di bawah umur yang sudah mengendarai kendaraan bermotor dan menyebabkan kecelakaan hingga timbul korban jiwa, mereka bisa ditindak dengan pedoman pasal 338 KUHP yakni kasus pembunuhan sengaja dengan sadar kemungkinan.

"Nah yang anak-anak di bawah umur mungkin masuk ke dalam sadar kemungkinan. Dia sama sekali tidak punya maksud untuk menabrak orang hingga tewas, kasus dia juga tidak pasti bahwa bawa mobil itu pasti menimbulkan kematian. Tapi dia sadar kalau dia tidak layak mengendarai kendaraan karena umurnya dan tidak punya SIM. Dan membawa kendaraan menimbulkan kemungkinan menyebabkan kematian, itu namanya sadar kemungkinan," jelas Tito.

Sementara Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Arie Budiman tidak tutup mata atas banyaknya siswa SMP dan SMA berusia kurang dari 17 tahun yang membawa kendaraan. Arie akan melarang semua siswa di bawah 17 tahun untuk mengendarai motor atau mobil ke sekolah.

"Semua siswa di bawah umur 17 tahun dilarang mengendarai mobil dan motor," ujar Arie, Kamis (9/7/2015).

Menurut Arie, larangan itu mulai berlaku pada Tahun Ajaran Baru akhir Juli 2015. Disdik DKI juga telah lama bekerja sama dengan Polda Metro Jaya untuk melakukan kegiatan penyuluhan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), yang termasuk di dalamnya tertib berlalu lintas.

Nah untuk hukuman bagi pelajar di Jakarta yang tidak menaati aturan tersebut, Arie akan menyerahkan sepenuhnya ke polisi. Pihaknya selama ini selalu melakukan sosialisasi antara lain risiko di jalan raya, contoh kasus-kasus kecelakaan lalu lintas di bawah umur 17 tahun dan ajakan berperilaku tertib sebagai pengguna jalan.

"Sekolah hanya melarang siswa," kata Arie.



Aqua menambahkan kunci keberhasilan melarang anak di bawah umur membawa kendaraan selain pada orangtua dan guru, paling utama juga pada polisi lalu lintas. Untuk itu setiap polisi yang bertugas di jalan raya harus menindak tegas jika menemukan siswa yang tidak punya Surat Izin Mengemudi (SIM) mengemudikan kendaraan.

Untuk tahap awal, lanjut pakar komunikasi ini, sebaiknya langkah yang dilakukan polisi adalah persuasif. Sekitar tiga bulan bekerja sama dengan berbagai pihak terkait mensosialisasikan tentang hal tersebut ke sekolah-sekolah dan di jalan-jalan.

Setelah itu tambah mantan wartawan harian Jawa Pos dan Bisnis Indonesia ini secara serentak di tingkat nasional melakukan gerakan bersama yakni memberikan tindakan tegas kepada anak di bawah umur yang membawa kendaraan. Berlakukan sesuai dengan hukum yang berlaku.

"Agar orangtua ikut bertanggung jawab terhadap perbuatan anaknya maka saat polisi menangkap anaknya, selain menahan kendaraan dan surat-suratnya, orangtua perlu dipanggil ke kantor polisi. Pesan utama kepada orangtua agar mengingatkan dan menasehati anaknya untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya tersebut," kata kandidat doktor Komunikasi dari Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjajaran Bandung ini.

Sebelum semua program di atas dilaksanakan, ungkap anggota Dewan Pakar Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) ini, internal Polri perlu menertibkan lebih dulu anak-anak anggota Polri yang melakukan hal yang sama. Tindakan tegas juga harus dilakukan.

"Jika Polri sukses membenahi internalnya dengan memberikan keteladanan, saya yakin akan menimbulkan sikap respek dan simpati masyarakat ke Polri. Sehingga seluruh program Polri terkait dengan penertiban anak di bawah umur dilarang membawa kendaraan pasti didukung penuh," tegas Aqua.

Agar program tersebut sukses dan hasilnya signifikan sesuai dengan yang diharapkan, saran Aqua perlu dipertimbangkan melakukan gerakan nasional larangan anak di bawah umur membawa kendaraan. Korps Lalu Lintas Polri jadi motornya, sedangkan instansi lain yang terkait dengan itu memberikan dukungan penuh.

"Hal tersebut mendesak dilakukan agar tidak makin bertambah banyak jumlah siswa yang jadi korban sia-sia di jalan raya. Mereka ada generasi muda penerus bangsa yang perlu terus dijaga keselamatan jiwa dan raganya termasuk dari kecelakaan lalu lintas," pungkas Aqua.

detik.com

Polisi Bubarkan Tawuran saat SOTR di Samping FX Sudirman

Polisi Bubarkan Tawuran saat SOTR di Samping FX Sudirman


Jakarta - Polisi bergerak cepat menangani aksi tawuran berlabel Sahur on the Road (SOTR) di siamping mall FX Sudirman, Jakarta. Saat ini lokasi kejadian sudah aman.


"Sudah dibubarkan tidak lama setelah kejadian sekitar pukul 02.30 WIB. Kebetulan ada petugas yang melintas juga," ucap petugas TMC Polda Metro, Brigadir Satrio ketika dihubungi, Sabtu (11/7/2015).



Satrio mengaku belum mendapat informasi mengenai adanya pelaku tawuran yang diamankan atau tidak. Namun dia memastikan di lokasi kini telah steril.



"Sudah aman. Yang menangani Polsek Tanah Abang," ujar Satrio.



Sebelumnya seperti tampak dari cuitan akun Twitter @TMCPoldaMetro, Sabtu (11/7/2015) dini hari, segerombolan orang memenuhi jalan di samping mall FX Sudirman, Jakarta. Mereka terlihat membawa tongkat kayu yang digunakan untuk memasang spanduk. Perkelahian pun tak terhindarkan.



Akun Twitter @TMCPoldaMetro me-retweet cuitan warga yang sempat mengabadikan kejadian itu melalui video singkat. Terlihat sejumlah orang dengan menggunakan helm serta tongkat kayu saling keroyok.



Bahkan ada yang terjatuh di tepi jalan dan langsung dikerubungi orang-orang lainnya. Baku hantam antar kedua kelompok itu berlangsung cukup menegangkan.



Sementara itu, di sisi jalan ada beberapa motor yang diparkir sembarangan. Ada pula satu-dua mobil yang berada di dekat lokasi. 
(dhn/dhn)

Atletico Dapatkan Yannick Carrasco

Atletico Dapatkan Yannick Carrasco


Madrid - Atletico Madrid mendapatkan satu lagi pemain baru dari bursa transfer musim panas ini. Mereka mencapai kesepakatan dengan AS Monaco untuk kepindahan winger Yannick Ferreira Carrasco.

Carrasco memang sebelumnya sudah dikait-kaitkan dengan Atletico. Kabarnya pemain 21 tahun itu direkrutLos Colchoneros dengan biaya mencapai 15 juta euro. Carrasco dikontrak untuk lima tahun ke depan.

"Atletico de Madrid dan AS Monaco telah mencapai sebuah kesepakatan untuk transfer gelandang Belgia Yannick Carrasco. Dia akan bermain di tim kami untuk lima musim," demikian pernyataan Atletico di situs resminya.

Carrasco musim lalu tampil 36 kali di Liga Prancis, dia mencetak enam gol dan 10 assist dalam periode itu.

"Kami sangat puas dengan tercapai kesepakatan yang tercapai dengan Monaco, karena Yannick adalah seorang pemain dengan prospek sangat besar dan dengan masa depan luar biasa," kata Jose Luis Perez Caminero, Direktur Olahraga Atletico.

"Dia adalah seorang pemain dengan kecepatan yang bagus, luar biasa dalam membawa bola, dan punya tembakan yang bagus. Dia akan berkontribusi secara sempurna dalam tujuan kami meningkatkan level tim dan daya saing tim. Saya yakin dia akan berkontribusi banyak," tambahnya di situs resmi klub.

Carrasco jadi rekrutan ketiga Atletico di musim panas sejauh ini. Sebelumnya mereka sudah mendatangkan Jackson Martinez dan Luciano Vietto.


(raw/raw)

Wednesday, July 8, 2015

Pemilik Panti Asuhan Millinium Punya Alphard Tapi Anak-anak Asuhnya Tidak Terurus



Merdeka.com - Kondisi anak-anak asuh di Pondok Panti Asuhan Millinium, Sidoarjo, Jawa Timur ini bikin miris banyak orang. Bocah-bocah malang ini nampak tidak terurus, kekurangan gizi dan terkadang sakit-sakitan.

Pemandangan ini disebarluaskan oleh Nining Astria di jejaring sosial Facebook. Dari ratusan anak yang dirawat, setiap 10 anak akan diasuh oleh 1 orang pengasuh. Bahkan, dia menyebut ada salah satu anak sampai diikat kakinya, serta mengalami malnutrisi akibat hanya disuapi nasi dan kuah mi instan. Sedangkan pengurus panti asuhan tersebut disebutkan memiliki sebuah mobil mewah jenis Alphard.

"Banyak yang bilang jangan fitnah sebelum tahu sendiri, datang aja langsung. Lha ada banyak orang yang dah dateng ke sana, lihat anak tidur di halaman belepotan pup dilalerin ya didiiemin, lihat bayi dimandiin kucuran air dingin, lihat ruam popok merah sampai ada yang berdarah dan dibilang pengasuhnya kalau itu salep," demikian dikutip dari akun NiningAstria Bakulbumpelkuwacisokyutnplapy MariamTegang, Selasa (7/7).

"Banyak yang belain pengurus juga katanya enggak semudah itu urus anak-anak sebanyak itu hanya mengandalkan donasi dan santunan. Nah kalau memang pengurusnya baek dan kuwalahan, kenapa bayi-bayi tidak boleh diadopsi, jelas-jelas mereka kewalahan kan? Kenapa hayo kok orang enggak boleh adopsi?"

Sementara itu, Pusat Perlindungan Perempuan dan Anak (P3A) Kabupaten Sidoarjo mengaku sudah melihat secara langsung kondisi di dalam panti asuhan tersebut. Lembaga ini mengaku tidak bisa menerima kondisi yang dialami anak-anak dalam panti asuhan tersebut.

"Kalau memang pengurus tidak bisa melakukan penanganan mbok ya jangan banyak-banyak yang ditampung. Ketika kroscek, mereka merawat anak perempuan, anak telantar, enggak sanggup mengasuh atau biayai hidupnya jadi ditaruh di sana. Kami saja bisa mengangani dengan baik ketika ada kasus, mosok di sana begitu. Ok kalau pengurus silakan Pondok Milinium tampung banyak anak tapi diperhatikan, ya fisik, kan anak tidak hanya butuh makan, tapi juga kasih sayang," kata pengurus P3A saat dikonfirmasi merdeka.com.


Dia memperkirakan jumlah anak-anak yang diasuh dan dirawat oleh panti asuhan ini jumlahnya mencapai 100 lebih. 30 Di antaranya adalah bayi dan sisanya balita. Tak hanya anak kecil, panti ini juga merawat seorang mahasiwa yang di mana seluruh biaya pendidikannya ditanggung.

"Jangan sampai ada kekerasan, penelantaran. Kalau saya lihat penelantaran tidak maksimal, terlalu banyak anak, pengasuh perawat kurang. Sama dengan ada semacam penelantaran, kurang banyak perawat, pengasuh," tambah dia.

Saat ini, P3A tengah berupaya mencari solusi agar kebutuhan anak-anak yang dirawat dalam panti asuhan tersebut terpenuhi. Salah satunya dengan menggandeng Pemerintah Kabupaten Sidoarjo.

"Sudah kami sampaikan harus ada tindakan. Kami sudah koordinasi dengan pemerintah," tutupnya.

JK Rowling Beri Kejutan Pelajar Muslim yang Berpuasa

JK Rowling Beri Kejutan Pelajar Muslim yang Berpuasa

Dream - Penulis karya fiksi terkenal Harry Potter, JK Rowling memberikan kejutan manis kepada seorang pelajar muslim, Kanada yang tengah menahan lapar karena puasa.

Mujtaba Alvi, pemuda 21 tahun siang itu tengah menjalani jam istirahat dengan membaca ulang salah satu seri buku Harry Potter and the Order of the Phoenix.

Dengan iseng, Mujtaba mengirimkan sebuah Tweet ke Rowling memberitahukan betapa sulitnya membaca adegan cerita yang menggambarkan makanan dalam buku seri kelima tersebut. Apalagi dirinya tengah berpuasa.

Secara mengejutkan, tweet iseng Mujtaba itu justru direspon Rowling. Dalam Tweetnya Rowling menyarankan Mujtaba agar membaca buku Harry Potter seri ketujuh berjudul Harry Potter and the Deathly Hollow.
JK Rowling Beri Kejutan Pelajar Muslim yang Berpuasa
Rowling bukannya tanpa alasan menyarankan buku tersebut. Dalam buku ini, pesulap muda Harry, Ron, dan Hermione diceritakan seringkali dipaksa berjalan tanpa makanan.

Kepada Time, Mujtaba yang menyebut dirinya sebagai True Potterhead mengaku kaget dengan respons yang diberikan Rowling. Apalagi, Kamis kemarin dirinya baru saja berulang tahun. Tweet Rowling disebutnya sebagai salah satu hadiah terbaik.
JK Rowling Beri Kejutan Pelajar Muslim yang Berpuasa
Mujtaba pun langsung mengikuti saran Rowling untuk membaca Deathly Hollow. "JK Rowling berkata kepada saya juga," ucap Mujtaba dengan bangga dalam Tweetnya. (Ism) 

Rizman Adhi Nugraha, 'Astronot' Pertama Indonesia

Rizman Adhi Nugraha, Astronot Pertama Indonesia

Dream - Dunia penerbangan luar angkasa masih belum banyak yang bisa menjelajahinya. Hanya orang-orang tertentu saja bisa mengorbit di sana.

Bukan lantaran kemampuan finansial saja membuat orang bisa pergi ke sana. Butuh kemampuan lebih dibandingkan yang lain, terutama fisik dan inteligen.

Hal itu dibuktikan benar oleh Rizman Adhi Nugraha. Pria kelahiran Tanjung Pandan, Bangka Belitung, 2 April 1989 ini menjalani serangkaian ujian untuk bisa mengorbit di luar atmosfir bumi.

Rizman terpilih sebagai salah satu orang yang memiliki kesempatan melihat bumi dari luar angkasa. Dia telah menjalani serangkaian tes, sebagai penghargaan lantaran Rizman dinyatakan sebagai pemenang kompetisi global Axe Apollo Space Academy.

Awalnya, Rizman mengaku mendapat informasi terkait penyelenggaraan kompetisi dari banyaknya iklan yang beredar di media baik elektronik maupun cetak. Dia pun tertarik untuk mengikuti kompetisi ini.

"Tinggal register saja. Ada website dan iklannya. Dari lihat iklan aku coba daftar," ujar Rizman ketika berbincang dengan Dream.co.id melalui sambungan telepon akhir pekan lalu.

Rizman pun tidak menyangka namanya lolos dan masuk dalam daftar peserta National Camp. Jarak antara pendaftaran dan pengumuman itu terpaut dua bulan.

"Pendaftaran itu bulan Juni atau Juli tahun 2013. September itu mulai National Camp," ungkap dia.

Rizman beserta 40 peserta Indonesia lainnya menjalani sejumlah ujian selama tiga hari penuh. Dia harus menempuh ujian seperti turun dinding curam ketinggian 50 meter dengan tali, panjat tebing, simulasi aerobatic menggunakan pesawat Cessna, terakhir tes kesehatan dan wawancara bahasa Inggris.

"Di hari ketiga, diumumkan ada tiga finalis yang masuk global camp," kata dia.
Salah satu dari tiga finalis tersebut adalah Rizman. Sedangkan dua finalis lainnya berasal dari Bandung dan Yogyakarta.

"Saya kemudian diberi waktu sekitar dua bulan untuk mempersiapkan persyaratan administratif seperti mengurus passport dan sebagainya. Desember 2013 awal saya berangkat ke Amerika," terang dia.

Pelatihan di Amerika baru dimulai pada 3 Desember 2013. Selama sepekan, dia menempuh ujian seperti air combat mission, misi terbang akrobatik menggunakan pesawat milik Air Combat USA.

"Tesnya diputar-putar di udara. Seperti naik jet coaster. Waktu misi itu terasa banget efek gravitasinya. Pesawat menukik ke atas, lalu tiba-tiba menghunjam ke bawah," ungkap Rizman.

Dia mengaku begitu menikmati tes tersebut. Tidak ada perubahan yang dia rasakan selama berada di pesawat.

"Pas mau balik ke pangkalan, baru berasa mau muntah. Tapi saya tidak muntah. Tes ini untuk melihat ekspresi takut apa enggak," tuturnya.

Usai uji terbang, seluruh peserta harus melewati tahapan ujian G-Force Simulation. Di tahap ini, peserta akan dimasukkan ke dalam mesin yang akan memutar mereka dengan kecepatan tinggi.

"Sebelum masuk mesin, kita diminta menghapal sekitar empat angka. Pas keluar mesin, kita ditanya lagi angka tersebut, masih ingat atau tidak," terang dia.

Menurut dia, G-Force Simulation yang dia jalani tidak seserius dibandingkan dengan tes untuk astronot asli. Dari kapasitas mesinnya sudah jauh berbeda. "G-Force untuk astronot itu mesinnya lebih besar," kata dia.

Tidak hanya itu, Rizman masih harus mengikuti simulasi zero gravitation. Peserta diminta berdiri di sana, kemudian pesawat terbang hanya naik turun dengan kecepatan tinggi.

"Pesawat naik cepat, seketika turun, kita jadi melayang. Ada yang muntah juga waktu itu," ungkap dia.

Pada hari terakhir, para peserta dikumpulkan dalam sebuah perjamuan. Di malam perjamuan itu, dewan juri mengumumkan peserta yang layak terbang ke luar atmosfir, dan Rizman adalah satu-satunya peserta asal Indonesia.

"Saya juga enggak ngerti kenapa saya yang dipilih," terang dia.

Ketika pengumuman, Rizman diminta untuk naik ke panggung. Juri kemudian bertanya mengapa dia tidak terlihat takut dan panik ketika menjalani sejumlah tes tersebut.

"Saya jawab saja kalau saya menikmati, enjoy saja dengan itu," kata Rizman.

Alhasil, Rizman tinggal selangkah lagi bisa melihat bumi dari luar angkasa. Kini, dia bersama 22 peserta dari 22 negara lain tengah menunggu kapan mereka bisa terbang.

"Misinya hanya keluar dari atmosfir, tidak sampai ke bulan," ungkap dia.