بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم Rochmany's Blog
Go Green

Clock Link

Friday, November 7, 2014

Setelah 40 Tahun Menunggu Djamin Ginting Menjadi Pahawan Nasional

Kisah KH Abdul Wahab Hasbillah

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - "Terima kasih Pak Joko Widodo. Empat puluh tahun saya menunggunya. Baru kali ini jadi kenyataan." Kalimat itu meluncur dari Likas Br Tarigan Djamin Ginting (90) setelah suaminya Letjen TNI (Purn) Djamin Ginting diangkat sebagai Pahlawan Nasional.
Lista Br akrab disapa Nyonya Djamin Ginting langsung menghadiri penerimaan plakat tanda jasa untuk gelar pahlawan nasional yang diberikan oleh negara langsung dari Presiden Jokowi di Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jumta (7/11/2014).
Wajahnya yang penuh keriput dimakan usia memancarkan keharuan. Mata perempuan kelahiran Sibolangit, 13 Juni 1924 lalu itu tambah berbinar ketika mendengar lagu Indonesia Raya berkumandang. Dari atas kursi rodanya, ia turut bernyanyi lantang.
Nyonya Djamin tak kuasa menahan air matanya, ketika menerima sebuah tanda gelar pahlawan bertuliskan nama sang suami, gambar Garuda dan tulisan "Jasamu Tetap Dikenang," dari Jokowi.
"Saya merasa lega, karena suami saya kerja keras untuk kemerdekaan ini. Jadi empat puluh tahun sudah lewat, sekarang baru dapat," ucap Nyonya Djamin kepada Tribunnews.com usai upacara penganugerahan tanda gelar pahlawan di Istana Negara.
Ibu lima anak ini mengisahkan perjuangan keluarga dan kelompok masyarakat mengusulkan Djamin Ginting menjadi pahlawan nasional. Ia mengingat usulan gelar pahlawan nasional itu disodorkan, terakhir tiga tahun lalu. Tapi, selama itu pula janji tinggal janji, dan hampir membuatnya putus harapan.
"Sekarang sudah kenyataan. Saya senang sekali. Saya bangga," ucapnya. Ia tak sekadar bangga menerima suaminya diakui sebagai pahlawan nasional, tapi karena selama ini ia turut berjuang dengan suaminya memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
"Satu kali, tiba-tiba pada sebuah pagi datang pesawat terbang Belanda. Saat itu saya sakit. Suami saya dengan ajudan langsung melompat keluar. Sebanyak 52 kali ditembaki pesawat tempur Belanda," kenang Nyonya Djamin peristiwa puluhan tahun lalu.
"Saat itu, saya merangkak hingga ke tepi sungai dengan anak saya yang masih kecil. Tahu-tahu datang ajudan bapak. 'Ayo Bu ke tempat Bapak.' Saya bilang, 'Kenapa bukan bapak yang menjemput aku?' Ketika itu ajudan itu jawab, 'kalau ibu mati, itu yang mati satu orang saja. Tapi kalau Bapak yang mati, itu sama saja mati dua resimen. Jadi terserah ibu, mau ikut atau tidak.' Itu yang paling saya kenang," kisahnya.
Tak Lama Lagi Menyusul
Di akhir wawancara, Nyonya Djamin merasakan usianya tak lagi panjang. Perjuangannya bersama suami sudah selesai. Ia meninggalkan pesan kepada anak muda berjuang keras agar negeri ini bisa lebih baik lagi dari sekarang sesuai cita-cita pendiri bangsa.
"Saya sudah 90 tahun. Mungkin, saya sudah tua dan tak lama lagi menyusul. Dan saya juga akan dimakamkan di Kalibata. Sudah disiapkan Kementerian Sosial, dimana saya akan dikuburkan," kata Nyonya Djamin.
Sebelum menutup pembicaraannya, Likas tak lupa sekali lagi menyampaikan terimakasihnya kepada Presiden Jokowi yang telah memberikan kehormatan bagi suami dan keluarganya tanda gelar Pahlawan Nasional.

Friday, October 31, 2014

Siriraj Museum, Museum yang Pajang Mayat Bayi di Thailand

Hii.. Bangkok Punya Museum yang Pajang Mayat Bayi!

DREAMERSRADIO.COM - Bagi kalian yang termasuk gemar berjalan-jalan ke museum untuk melihat peninggalan sejarah nan artistik, tempat ini tentu bukan pilihan yang tepat  kalian kunjungi. Mengapa? Berikut penjelasannya.
Sebuah museum medis yang terletak di area Rumah Sakit Siriraj, Bangkok, Thailand mempunyai koleksi yang tak biasa lho. Pasalnya, museum ini terkenal karena memajang koleksi-koleksi menyeramkan hingga disebut ‘museum kematian’.
Dilansir melalui situs Bangkok Magazine, museum ini menampilkann berbagai peraga yang bertema anatomi, patologi forensik, kelainan fisik, dan pengobatan tradisional Thailand. Hampir semua peraga itu dalam bentuk jenazah manusia asli yang diawetkan dalam larutan alkohol dan formalin.
Tak hanya itu, Siriraj Museum juga menyimpan jenazah akibat korban pembunuhan. Di bagian ini pengunjung museum dapat menyaksikan sendiri organ dalam yang rusak akibat tusukan atau bagian tubuh yang dimutilasi.
Museum Siriraj Bangkok ini buka dari hari Senin hingga Sabtu pukul 09.00 sampai dengan 16.00. Harga tiket masuk museum ini hanya 40 bath atau senilai 14 ribu rupiah dan tidak dipungut biaya untuk anak di bawah usia 12 tahun. (Adl)

10 Pemain Lazio Gagal Kalahkan Verona

Bos Apple, Tim Cook Bangga Menjadi Gay

Bos Apple Tim Cook Bangga Menjadi Gay

TEMPO.CO, New York - Privasi menjadi hal penting bagi Chief Executive Officer Apple, Tim Cook. Tapi, Cook mengungkap salah satu bagian hidup yang belum diekspos ke publik, orientasi seksualnya. "Biarkan saya memperjelasnya, saya bangga menjadi gay, dan saya menganggap gay adalah karunia Tuhan," kata Cook dalam surat yang dimuat di Bloomberg Businessweek, Kamis, 30 Oktober 2014.
Cook mengaku bukan pilihan mudah mengaku dirinya gay. Namun membagi fakta tersebut penting untuk membantu kesetaraan hak bagi kaum minoritas. "Jika dengan mendengar CEO Apple seorang gay bisa memberi kenyamanan untuk orang yang merasa sendirian, atau menginspirasi orang berjuang untuk kesetaraan, itu layak ditukar dengan privasi pribadi saya." (Baca: Tim Cook Kritik Buku tentang Apple)
Apalagi, Cook merasa beruntung bekerja di tempat yang memperjuangkan hak asasi manusia dan kesetaraan bagi semua orang. Banyak rekan kerjanya di Apple yang mengetahui orientasi seksualnya, dan tak pernah memberi perlakuan berbeda. Tetapi, ia mengakui, tak semua orang seberuntung dirinya. (Baca: Cook Dinilai Lebih Baik Ketimbang Jobs)
Pria yang menggantikan posisi Steve Jobs pada 2011 ini bertekad akan terus memperjuangkan kesetaraan hingga akhir hayatnya. Ia mengaku terinspirasi Martin Luther King, pegiat hak asasi Amerika, dan kerap bertanya pada dirinya sendiri apa sumbangannya bagi orang lain. "Saya tahu, saya melakukan bagian saya, sekecil apa pun, untuk membantu orang lain."

Radamel Falcao Sepakat Permanen Di Manchester United



goal.com - Raksasa Liga Primer Inggris, Manchester United, berhasil mencapai kata sepakat untuk mempermanenkan jasa Radamel Falcao di angka £44 juta ketika masa peminjamannya dari AS Monaco berakhir pada akhir musim ini, demikian seperti dilansir Goal UK.

United sebelumnya sukses mendaratkan penyerang internasional Kolombia itu dengan status pinjaman pada musim panas kemarin setelah kubu Old Trafford memberi kompensasi kepada Monaco senilai £6 juta.

Juara Inggris 20 kali itu memiliki opsi untuk mempermanenkan pria 28 tahun itu pada akhir musim ini jika mereka puas dengan performa dan kebugaran sang pemain, dan diyakini semua pihak yang berkepentingan siap untuk membuat statusnya berubah menjadi permanen.

Untuk saat ini, Falcao menerima gaji sebesar £240 ribu per pekan, dan United sudah menyepakati angka yang sama jika transfer permanennya benar-benar diwujudkan pada musim panas depan.

Informan yang ada di United berbicara kepada Goal bahwa ‘semuanya sudah disepakati’ untuk Falcao pada akhir musim nanti selagi semua surat-surat yang berkaitan dengan transfer juga sudah ditandatangani.

Ada pun, agen Falcao, Jorge Mendes, memiliki hubungan yang dekat dengan jajaran direksi United dan sang striker juga telah mengungkapkan niatnya untuk bertahan di Manchester pada musim depan.

Di gelaran kali ini, Falcao baru menyumbang satu gol dan dua assists dari lima penampilannya di Liga Primer.

Wajah Miss Universe 1965 Tidak Berubah Setelah 49 Tahun

liutan6 - Media sosial ramai dengan tersebarnya foto Apsara Hongsakula, perempuan Thailand pertama yang memenangkan kompetisi Miss Universe tahun 1965 saat dirinya kembali hadir ke hadapan publik. Pasalnya, dalam foto tersebut terlihat bagaimana wajah perempuan ini terlihat awet muda dan hampir tidak mengalami perubahan berarti setelah hampir 50 tahun berlalu.
Saat ini, Apsara telah menginjak usia ke-67. Seharusnya, wajahnya berubah sebagaimana orang lain yang semakin berumur. Tetapi kenyataannya tidak begitu. Lihat saja foto-foto berikut seperti yang dilansir dari Viralnova, Rabu (29/10/2014).

1. Kini terlihat seperti usia 30 tahun

Miss Universe Pertama dari Thailand, Apsara Hongksakula (1)

Ini adalah foto Apsara saat dirinya telah berusia 67 tahun. Masih tetap cantik dan terlihat baru berumur 30-an. 
Miss Universe Pertama dari Thailand, Apsara Hongksakula (2)

Sedangkan foto hitam-putih ini adalah foto dirinya saat memenangi kompetisi Miss Universe tahun 1965.

2. Kecantikannya tak dimakan zaman

Miss Universe Pertama dari Thailand, Apsara Hongksakula (3)

Ini adalah perbandingannya. Lihat kan, tidak ada perubahan berarti dari perempuan Thailand ini setelah hampir 50 tahun berselang. 
Miss Universe Pertama dari Thailand, Apsara Hongksakula (4)

Ini foto yang lain. Saat ini, Apsara sedang sibuk berbisnis jasa kecantikan yang salah satunya adalah Spa yang dinamainya Asapra's Spa. Mungkin, di tempat ini Apsara juga membagikan trik bagaimana selalu awet muda seperti dirinya. 

Arsyad, Tukang Sate Berpenghasilan Rp35 Ribu per Hari


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Keluarga Muhamad Arsyad (23), tukang tusuk sate yang ditangkap polisi, karena menghina Presiden Jokowi masih tampak terpukul.
Apalagi, pria yang kerap disapa Imen itu, hanyalah seorang tukang tusuk sate. "Dia cuma kerja nusukin sate dan ngipasin sate, di warung sate Margani, depan Pasar Induk Kramat Jati. Upahnya juga cuma Rp 35.000 per hari," kata Mursidah (49), ibu Arsyad, ditemui di rumahnya, Jalan Haji Jum RT 09/01 Kelurahan Rambutan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, Rabu (29/10/2014) siang.
Apalagi, lanjutnya, Arsyad masih memiliki tiga adiknya. Di antaranya masih duduk di bangku sekolah. "Dia anak pertama, adiknya ada tiga. Dua orang masih sekolah SD dan SMP," kata Mursidah.
Mursidah tampak sangat terpukul setelah buah hatinya ditangkap polisi lantaran dituduh menghina Presiden RI Joko Widodo.
Bahkan, Mursidah yang ditemui di Jalan Haji Jum RT 09/01 Kelurahan Rambutan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, Rabu (29/10/2014) pagi, mengakui bersedia sembah sujud meminta maaf di hadapan Presiden RI Joko Widodo.
Arsyad diduga menghina Jokowi karena mengunggah gambar pornografis tentang sang presiden melalui laman media sosial .(Mohamad Yusuf)

Kronologi Penangkapan Pocong di Warga Mampang


Kronologi penangkapan pocong yang menggegerkan warga Mampang

MERDEKA.COM. Ustaz Surya sang penangkap pocong, mengaku sudah menangkap si hantu yang berbentuk kecil serta terbalut kain putih itu 9 hari yang lalu, Selasa 21 Oktober. Dalam proses penangkapan, Ustaz Surya mengaku mengalami peristiwa yang mengejutkan.

Sebelum aksi penangkapan dilakukan, Ustaz Surya mengungkapkan, tetangganya itu sudah hampir sebulan mengalami gangguan mistis dari si pocong. Bahkan, kata dia, keluarga itu sempat meminta bantuan ke salah satu kiai di Bogor.

"Penangkapan minggu kemarin, hari Selasa. Awalnya keluarga ini mengeluhkan apa yang di alami hampir sebulan ke saya. Dia sebelumnya sempat pergi ke kiai di Bogor tapi tetap saja diganggu," kata Ustaz Surya kepada merdeka.com di rumahnya, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (31/10) dini hari.

Dia bercerita, tidak gampang menangkap makhluk halus tersebut. Sebab, proses penangkapan juga harus melibatkan pihak keluarga yang diganggu, misalnya dengan membantu memegang botol untuk kurungan si pocong.

"Awalnya nangkep hari Senin enggak dapet, malam Selasa nya baru dapet," imbuh dia.

Menurut pengakuannya, banyak warga yang menyaksikan saat proses penangkapan pocong. Bahkan warga pun melihat peristiwa mistis tersebut.

"Warga banyak yang datang waktu penangkapan, mereka lihat cahaya merah yang masuk ke dalam botol ini," ujarnya sambil menunjukkan botol bekas menyimpan pocong.

Lanjut Pendiri Majelis Dzikir Asyari'un ini, usai si pocong dimasukkan ke dalam botol, lantas botol itu pun ditutup menggunakan daun pepaya.

Dia memaparkan alasannya kenapa tidak langsung memusnahkan pocong saat berhasil ditangkap. 

"Kita simpan sampai dieksekusi hari ini supaya tahu tujuannya. Ini kan udah di dalam rumah menganggunya artinya punya niat jahat iya harus diatasin," tandasnya.

Seperti diberitakan, warga di Jl Mampang Prapatan 17, RT 1 RW 2, Jakarta Selatan, semalam dihebohkan oleh peristiwa penangkapan pocong di wilayahnya. Makhluk halus yang berhasil ditangkap oleh seorang ustaz itu kemudian dimasukkan ke dalam botol.

Ustaz Surya mengatakan, sebenarnya dia sudah berhasil menangkap pocong tersebut sejak Selasa 21 Oktober lalu. Namun, makhluk gaib yang dikurung dalam botol kecil selama sembilan hari itu baru dimusnahkan Kamis (30/10) pukul 22.00 Wib.

Kapolri Pertimbangkan Penangguhan Penahanan Muhammad Arsyad


liputan6 - Muhammad Arsyad (23), dilarikan ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Tersangka penghina Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui meme pornografi, yang sehari-hari bekerja sebagai pembantu tukang sate itu dirawat karena mengalami depresi. 

Kapolri Jenderal Polisi Sutarman pun mempertimbangkan agar penahanan Arsyad ditangguhkan karena faktor kemanusiaan.

"Itu kita lihat nanti (penangguhan penahanan), kalau kita lihat latar belakangnya kasihan juga kan, orang miskin gitu kan. Tapi kalau melihat pornografinya merusak generasi bangsa ini kan berbahaya," ujar Sutarman usai bertemu Wapres Jusuf Kalla (JK) di Kantor Wapres, Jakarta Pusat, Kamis (30/10/2014). 

Sutarman mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait apakah pemasangan foto berbau pornografi itu hanya sekedar iseng atau memang mempunyai niat khusus dan diunggahnya melalui akun Facebook-nya. 

‎"Ya kita ini, sedang diperiksa kan anggota itu. Kenapa dia melakukan penyebaran foto-foto porno seperti itu, kalau itu dikonsumsi oleh anak-anak, oleh media sosial ini kan bisa diakses anak-anak, remaja, semuanya, kan dampaknya sangat buruk terhadap perkembangan psikologi anak," kata dia. 

Selain itu, Sutarman juga menyayangkan pemberitaan di berbagai media mengenai penangkapan Arsyad yang dilakukan berlebihan karena tindakan penghinaan terhadap Jokowi dan mengenyampingkan tindakan penyebaran pronografi melalui media sosial. 

‎"Media kan yang menyalah tafsirkan, makanya kenapa kita tangkap, makanya saya jelaskan di sini, kenapa cepat karena pornografi, karena apa? Pengaruhnya dampaknya bagi anak-anak tidak baik. Bukan karena Pak Jokowi," tandas Sutarman.

Arsyad dilaporkan ke polisi oleh politisi PDIP Hendri Yosoningrat pada 27 Juli 2014 atas dugaan pencemaran nama baik dan penyebaran gambar pornografi Presiden Jokowi. Pada Kamis 23 Oktober 2014, ia ditangkap dan ditahan di Bareskrim Polri.

Atas tindakannya menghina Jokowi, Arsyad dijerat pasal berlapis, yaitu Pasal 29 Juncto Pasal 4. Ayat 1 UU Nomor 44 Tahun 2008 Tentang Pornografi. Pasal 310 dan 311 KUHP, Pasal 156 dan 157 KUHP, Pasal 27, 45, 32, 35, 36, 51 UU ITE. (Rmn)

Tessy Masih Teriak Kesakitan

Tessy Masih Teriak Kesakitan

Vivalife - Satu persatu sahabat datang menjenguk Tessy yang dirawat di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis, 30 Oktober 2014. Setelah Tarsan, kini giliran Doyok, Nunung dan Kadir yang mendatangi Tessy
Seperti diketahui, Tessy ditangkap polisi karena tertangkap tangan menggunakan narkoba. Namun, saat hendak digiring ke kantor polisi, Tessy minta izin ke kamar mandi untuk buang air. Namun, yang terjadi pelawak tersebut justru menenggak cairan pembersih lantai. 
Ia mengaku sakit dan muntah-muntah. Polisi langsung membawanya ke rumah sakit. Saat dibawa ke rumah sakit, Tessy sempat mengeluh kesakitan, dan teriak-teriak ketakutan. Lantas, bagaimana kondisi terbaru Tessy? 
<div>Diakui Doyok, Tessy sudah terlihat mulai tenang. Dan yang dibutuhkan pelawak bernama Kabul Basuki itu adalah dukungan dari orang terdekat. 
<div>"Beliau sudah membaik, kita berikan semangat. Masalah ini juga saya alami dulu, kalau begini memang labil kondisinya," ucap Doyok usai membesuk.
Sedikit bercerita, Doyok mengungkapkan kalau dirinya dan Tessy beberapa hari lalu baru bertemu. Dan ia tak melihat sesuatu yang aneh dari Tessy. 
"Terakhir itu tanggal 19 kemarin ada kondangan, itu nggak ada apa-apa," katanya.
Doyok tak sendiri, ia datang bersama Nunung dan Kadir. Ketiga sahabat Tessy tersebut tak banyak bicara. (adi)