بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم Rochmany's Blog
Go Green

Clock Link

Wednesday, March 21, 2012

Hewan dengan Tiga Kelopak Mata (Nictitating Membrane)

sumber: kaskus.us

Nictitating Membrane dalah sebutan untuk kelopak mata ketiga yang sebenarnya ada di setiap hewan, terutama dari jenis burung, reptil dan ikan. Kelopak mata ini berbentuk membran transparan yang berfungsi untuk menyapu mata secara cepat guna melindunginya dari ancaman lingkungan atau untuk membasahi bola mata secara cepat. Kelopak mata pertama dan kedua bergerak ke atas dan ke bawah, sedangkan kelopak mata ini bergerak mendatar, tegak lurus dari kelopak mata pertama dan kedua. Beberapa hewan, menggunakan kelopak mata ketiga ini untuk tujuan yang lebih penting, yaitu melindungi mata saat bertarung, ataupun sebagai “kaca mata renang”. Hewan-hewan yang disebutkan di sini adalah hewan yang menggunakan kelopak mata ketiganya secara lebih intens dan optimal.





1. Elang dan Burung Hantu
Elang dan burung hantu merupakan satu keluarga burung pemangsa. Burung ini menggunakan kelopak mata ketiganya untuk melindungi mata saat bertarung, ataupun saat menerkam mangsanya.


 


2. Hiu
Ikan pemangsa ini juga punya kelopak mata, tidak seperti hewan lain dalam trit ini, kelopak ini bukanlah kelopak mata ketiga, tetapi modifikasi selaput mata untuk melindungi mata saat merobek-robek mangsanya. Hampir semua hiu memiliki kelopak mata ini.



3. Buaya
Buaya merupakan reptil hidup terbesar di dunia, dari total 23 spesies yang masih ada, buaya muara merupakan spesies yang paling terkenal, juga terbesar. Buaya menggunakan kelopak mata ketiganya ini terutama saat menyelam. Saat bertarung, mata buaya mampu masuk ke dalam tengkorak kepalanya, dan terlindung sempurna, sehingga kelopak mata ketiga tidak dipakai saat bertarung, atau bergelut dengan mangsa.




4. Burung-burung Air
Beberapa burung air mempunyai kelopak mata ketiga, kenapa? karena mereka harus mampu melihat walaupun ada di dalam air, saat menyelam dan menangkap ikan. Contohnya bebek, bangau, pelikan, angsa, dsb.



5. Katak
Ya, katak, semua katak menggunakan kelopak mata ketiganya secara optimal. Katak mempunyai sistem pernafasan kulit mengharuskan bagian tubuhnya selalu lembab, terlebih lagi area mata. Sehingga, kelopak mata ini menjadi bagian penting bagi katak untuk bisa melembabkan matanya. Pola kelopak mata ketiga ini bermacam, kadang polos [transparan], kadang mempunyai pola yang indah.




6. Ayam 
Ya, ayam juga memiliki kelopak mata ketiga, jadi kalau agan sekalian mau membuktikan adanya kelopak mata ke tiga, coba lihat ke ayam peliharaan agan-agan sekalian! 



7. Kura-kura

Berwisata Menunggangi Hewan-hewan Eksotis

sumber: http://travel.okezone.com/read/2012/01/14/409/557207/berwisata-menunggangi-hewan-eksotis

BERWISATA bersama hewan tidak hanya dengan melihatnya di kebun binatang atau taman nasional saja. Anda dapat bersenang-senang bersama hewan-hewan eksotis ini dengan menungganginya. Pasti akan menjadi pengalaman baru yang menyenangkan. 

Simak ulasannya berikut ini,



Mengendarai kerbau, Vietnam


Di Vietnam, seperti di negara-negara Asia lainnya, kerbau adalah hewan yang banyak berkeliaran, terutama karena digunakan untuk membantu petani membajak sawah. Namun hewan ini bagi para wisatawan asal Eropa dan Amerika Serikat seperti hewan langka, dan di Vietnam dijadikan bagian dari atraksi wisata. Wisatawan dapat mengendarai kerbau sambil melihat pemandangan sawah-sawah atau sungai di Vietnam.



Berlari bersama Burung Unta, Afrika Selatan


Mengendarai burung? rasanya tidak masuk akal. Namun di Afrika Selatan, tepatnya di kota Oudtshoorn Anda dapat menunggangi burung terbesar di dunia, Burung Unta. Burung Unta adalah burung yang dapat berlari sangat kencang, dan mengendarainya sangat tidak mudah. Paling tidak hanya semenit saja Anda dapat bertahan di punggung hewan ini. Namun, wisata seperti ini layak dicoba jika Anda mengunjungi Afrika Selatan.



Jelajah gurun bersama unta, Mesir


Unta memang hewan yang biasa digunakan sebagai alat transportasi oleh masyarakat timur tengah saat menjelajahi gurun pasir, jadi memang tampaknya tidak ada yang istimewa dalam mengendarai unta. Namun meski begitu, sepertinya sudah menjadi keharusan bagi wisatawan untuk menaiki punuk unta sambil berpose di depan Piramida atau Sphinx di Mesir, seakan-akan bagian dari masyarakat timur tengah. Namun hati-hati, karena biasanya untuk menaiki unta ini dikenai tarif yang tidak masuk akal. Jangan lupa menawar sebelum menaikinya.



Menaiki Llama di Amerika Selatan


Pernahkan Anda melihat llama? hewan ini memang hanya ada di Amerika Selatan, tepatnya di Pegunungan Andes. Dulunya oleh suku Inca hewan ini digunakan sebagai hewan pengangkut barang dagangan. Llama berbentuk seperti unta dan kuda, namun lebih kecil dan lebih berbulu. Tingginya bisa mencapai 1,8 meter. Karena kecil, hewan ini hanya boleh ditunggangi oleh anak-anak saja.



Menunggangi Yak, China


Yak adalah hewan sejenis sapi yang banyak ditemukan di daerah pegunungan Asia Tengah seperti Tibet dan juga China. hewan ini dijadikan hewan ternak oleh masyarakat sekitar, selain dagingnya yang besar dijadikan makanan, juga dijadikan hewan pengangkut barang. Kini, di Provinsi Yunnan Anda dapat menunggangi Yak, sambil menjelakahi Gunung Jade Dragon Snow yang jalurnya kebanyakan dialiri sungai yang arusnya cukup deras, yang memang merupakan habitat asli hewan ini. Hewan ini bergerak dengan lambat, sehingga dapat memuaskan Anda untuk melihat pemandangan sekitar.



Trekking bersama gajah di Thailand


Thailand memang dikenal sebagai negeri gajah putih, dan salah satu atraksi utama di negara ini adalah trekking di atas punggung gajah. Anda dapat menjelajahi isi hutan di Taman Nasional Khao Sok yang berisi bukit, hutan, dan juga sungai dengan duduk santai di atas hewan besar ini.



Menaiki kura-kura raksasa, Kenya


Sama seperti llama, hewan ini hanya bisa dinaiki oleh anak-anak saja. Kura-kura ini adalah kura-kura Aldabra raksasa, yang menghuni Taman Nasional Kenya. Setidaknya Anda dapat memberi anak-anak kesenangan selama beberapa menit saat duduk di atas rumah kura-kura raksasa ini.

25 Green Lifestyle Dunia (Bagian #1)

sumber: kaskus.us

1. BANGUNAN ORGANIK DENGAN TAMAN VERTIKAL DI OSAKA


Padatnya gedung-gedung di kota-kota besar menyebabkan semakin sedikitnya lahan tersisa. Akibatnya, taman yang ada hanya secuil dan tidak maksimal dalam memberikan fungsinya: keindahan, keteduhan dan kesegaran.

Menyiasati hal tersebut, sebuah bangunan di Osaka, Jepang mengubah penampilannya dengan bantuan desainer Italia, Gaetano Pesce. Bangunan tersebut yang sudah ada sejak tahun 1993, pada eksteriornya didesain dengan mengadopsi pohon bambu dan tunas-tunasnya.

Di sepanjang eksterior tersebut, dibuat semacam pot terbuat dari serat kaca yang memenuhi setiap petak warna merah yang mendominasi dindingnya. Sebanyak 80 jenis tanaman asli Jepang dipilih untuk mengisi pot-pot yang ada. Pemilihan dan penanamannya pun melibatkan ahli-ahli pertanian di Osaka.



2. Teknologi Solar Thermal Baru Mampu Produksi Listrik Murah (Solar Energy)


Energi matahari sangat berpotensi untuk menghasilkan listrik dalam jumlah besar dan bisa diandalkan karena ketersediaannya yang terus menerus sepanjang siang hari, sementara pada malam harinya, energi lebih yang disimpan selama siang hari bisa dimanfaatkan kembali.

Walhasil, sebuah tim riset yang merupakan gabungan dari Boston College dan MIT membuat sebuah teknologi energi baru yang merupakan kombinasi dari kedua teknologi yang telah disebutkan sebelumnya.

Zhifeng Ren, profesor Fisika di Boston College yang juga menjadi pemimpin tim dan penulis utama hasil riset yang dipublikasikan di jurnal Nature Materials, menambahkan teknologi yang dikembangkannya akan membuka kemungkinan untuk menghasilkan proses konversi energi surya menjadi listrik dengan lebih murah.



3. Pembangkit Listrik Hydro Energy


Indonesia yang dikelilingi oleh lautan bisa mencoba mengembangkan teknologi yang serupa dengan bioWave, sebuah pembangkit listrik gelombang laut yang dikembangkan oleh satu perusahaan di Australia, agar ketersediaan energi listrik di seluruh pulau tercukupi.

BioWave ini hanya memanfaatkan energi gelombang laut dengan menyerapnya menggunakan pelampung dan mengalirkannya menuju generator untuk menghasilkan listrik dengan bantuan pompa hidrolik yang dikenal sebagai O-Drive.

Sebuah pondasi segitiga ditanam di dasar laut untuk mengikat sistem pembangkit listrik tersebut tetap berada di posisinya. Jika terjadi badai atau gelombang besar, maka pembangkit tersebut segera merunduk rata di dasar untuk menghindari kerusakan.

Saat ini prototip berkapasitas 250 kiloWatt siap beroperasi pada kedalaman 30 meter, sedangkan skala komersial berkapasitas 1 MW beroperasi pada laut yang lebih dalam, berkisar 40-45 meter. Untuk membangkitkan daya sebesar itu, masing-masing pembangkit akan menggerakkan 4 buah O-Drive.

Untuk mendapatkan energi listrik yang lebih besar, maka beberapa BioWave bisa ditempatkan di satu area laut tertentu sebagai sebuah ladang pembangkit listrik gelombang laut dengan kedalaman dan gelombang yang ideal.



4. Wind Harvester (Wind Energy)


Tiga bilah rotor di atas sebuah menara dengan ketinggian tertentu hingga kini adalah tipe turbin yang paling banyak digunakan. Meski demikian, bertahan dari hempasan angin pada ketinggian tersebut adalah salah satu hal yang menjadikan turbin ini membutuhkan perawatan yang rutin dilakukan.

Turbin ini juga merupakan turbin angin yang menghasilkan kebisingan paling tinggi dibanding turbin angin jenis lainnya, seperti EcoWhisper, Windgate, atau Wing 7 Aeronautic. Alhasil turbin jenis itu juga harus ditempatkan di lokasi yang jauh dari pemukiman penduduk.

windharvester-turbin-angin-desain-baruDari sisi estetika, turbin dengan tiga bilah rotor tersebut juga memiliki kelemahan. Menaranya yang tinggi dan bilah-bilahnya yang panjang menjadikannya tidak bisa menyatu dengan lingkungan sekitarnya.

Menyiasati hal tersebut, sebuah proyek yang didukung oleh Wind Power Innovations dan Nottingham Trent University tengah mengembangkan turbin angin baru yang berbeda dari teknologi lainnya.

Wind Harvester, nama yang diberikan bagi turbin hasil inovasi Heath Evdemon, mempunyai sebuah bilah horisontal. Pada prototipnya, ukuran bilah hanya sepanjang 1 meter. Gerakan turbinnya hanya perulangan dari setiap gerakan.

Prinsip kerjanya menyerupai sayap pesawat terbang. Ketika angin melalui bilah tersebut, maka gaya angkat angin akan mendorong bilah naik. Dan ketika mencapai titik tertentu, sudut bilah akan berubah dan mendorong bilah kembali bergerak turun ke posisi semula. Dan ketika pada titik bawah, maka sudut bilah akan kembali sudut semula.

Hanya saja hingga saat ini, teknologi turbin angin baru tersebut masih belum diketahui besaran daya, energi listrik dan efisiensinya. Heath sendiri sedang merencanakan untuk mengembangkan prototipnya ke skala yang lebih besar dengan panjang bilah sudu mencapai 15 meter.



5. Karang Penghasil Hidrogen


Laut menyimpan banyak energi. Selain gelombang, arus dan perbedaan temperaturnya yang bisa dipanen sebagai penghasil energi, fenomena di laut dalam seperti hidrotermal atau coal bed methane juga diperkirakan mampu menghasilkan energi yang besar.

Tetapi potensi energi di laut dalam tidak hanya hidrotermal dan coal bed methane. Menurut para ilmuwan, ada kerang di dasar laut yang efisien dalam mengubah hidrogen menjadi energi, sebagai sel bahan bakar hidrogen buatan alam. Kerang itu ditemukan oleh Max Planck Institut Mikrobiologi Kelautan dan Cluster of Excellence (Marum)

Ketika pertama kali ventilasi hidrotermal ditemukan, penelitian secara luas dilakukan untuk menyediakan dua sumber energi bagi kehidupan laut - hidrogen sulfida dan metana. Sekarang, Max Planck Institut Mikrobiologi Kelautan telah menemukan sumber energi ketiga. Penemuan ini dibuat di sebuah pegunungan jauh di bawah permukaan laut Atlantik di lapangan lubang hidrotermal Logatchev yang berada 3000 meter di bawah permukaan laut. Ketika para peneliti membawa kerang kembali ke laboratorium mereka menemukan bahwa kerang-kerang tersebut menggunakan bentuk energi baru selain dari apa yang telah mereka temukan sebelumnya di ventilasi laut dalam.

"Perhitungan kami menunjukkan bahwa saat ini lubang hidrotermal, oksidasi hidrogen bisa memberikan energi tujuh kali lebih besar dari oksidasi metana, dan mempunyai energi hingga 18 kali lebih besar dari oksidasi sulfida," kata Jillian Petersen, salah seorang dari tim peneliti. Kerang-kerang tersebut yang dikenal dengan nama latin Bathymodiolus puteoserpentis, adalah yang paling melimpah di ventilasi Logatchev dan populasinya mampu mengkonsumsi sampai 5000 liter hidrogen per jam.

"Ventilasi hidrotermal di sepanjang pegunungan di tengah laut melepaskan sejumlah besar hidrogen sehingga dapat disamakan dengan jalan raya hidrogen dengan stasiun pengisian bahan bakar untuk produksi simbiosis primer," kata Petersen. Mungkin "jalan raya hidrogen" ini bisa mengarah ke pembuatan sel bahan bakar hidrogen bakteri untuk konsumsi energi manusia.

Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1934

sumber: yahoo.com

Beberapa Umat Hindu membawa benda-benda sakral ke laut dalam upacara Melasti di Pantai Padanggalak, Denpasar, Bali, Selasa (20/3). Upacara tersebut dilaksanakan hampir di semua kawasan pantai, danau, dan sungai di Bali untuk penyucian diri dan alam menjelang Hari Raya Nyepi tahun Saka 1934.

 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 

Waspada, Penyakit Ini Menyerang Testis Pria

sumber: Ghiboo.com

 

Testis merupakan organ reproduksi terpenting bagi pria. Di testis, proses pembentukan sel sperma dan pembentukan hormon testosteron diproduksi. Sehingga, kesehatan testis amat perlu diperhatikan demi mencegah berbagai penyakit yang tak diinginkan.

Namun, ada kalanya bagi kaum adam untuk mengetahui beberapa penyakit yang mungkin dapat terjadi pada testis. Tertarik untuk tahu? Ikuti penjelasannya berikut, seperti dilansir melalui intimatemedicine, Selasa (20/3). Kista di sekitar skrotum

Kista di sekitar skrotum (kantung kemaluan) dapat terjadi pada semua usia, tetapi paling sering terjadi pada pria berusia 40 tahun keatas. Ketika ukurannnya masih kecil, biasanya dokter tidak melakukan tindakan karena pertumbuhan kista tersebut dianggap tidak berbahaya. Namun, kista yang sudah besar justru lebih menyakitkan dan mengganggu, dan harus diangkat dengan operasi.

Pria bisa merasakan adanya kista di sekitar skrotum testis saat meraba bagian tersebut. Kista ini seperti benjolan, rasa nyeri di testis dan pembuluh vena terasa tegang saat disentuh. Kista ini berisikan cairan jenih dan tidak berwarna.


Hidrokel
Istilah hidrokel berasal dari Yunani dan itu berarti kantong air. Penyakit ini terjadi berupa pembengkakan tanpa rasa sakit dari skrotum yang disebabkan pengumpalan cairan di sekitar testis. Hidrokel primer (alami) mulai terlihat sejak usia 2 tahun, sedangkan hidrokel sekunder kerap terjadi pada pria berusia 40 tahun keatas. Penyakit ini sungguh menyakitkan, dan biasanya timbul akibat adanya cedera, peradangan atau infeksi.

Salah satu penyebab timbulnya penyakit ini adalah skrotum membesar, sehingga membuat penderitanya merasa memiliki testisnya berat. Karena mengganggu dan menyakitkan, dokter akan memompa cairan untuk dikeluarkan. Biasanya, pembesaran lebih sering terjadi pada bagian kanan.


Orkitis
Orkitis adalah peradangan pada kedua sisi testis, atau hanya satu sisi saja, sehingga menyebabkan pembengkakan, rasa nyeri dan demam. Orkitis dapat disebabkan oleh berbagai jenis bakteri dan virus. Jika disebabkan oleh virus, orkitis bisa disembuhkan dengan antibiotik.

Gejalanya berupa pembengkakan testis, testis terasa berat, demam, sekresi penis dan rasa sakit saat melakukan hubungan seks, kencing atau ejakulasi. Dalam kasus ekstrim, darah bisa keluar dari air mani. Mengobati orkitis bisa dilakukan dengan suntikan. Untuk pencegahan bisa menggunakan kondom karena penyakit ini bisa timbul karena melakukan hubungan seksual berisiko.


Torsio testis
Penyakit ini kerap terjadi pada anak laki-laki atau remaja, namun pria dewasa juga berisiko mengalaminya. Torsio testis terjadi akibat perkembangan abnormal dari funikulus spermatikus (selaput yang membungkus testis). Akibatnya testis mudah melintir atau berputar, sehingga akan menghentikan aliran darah ke testis.

Untuk mengobatinya, dokter harus mengembalikan testis ke posisi semula untuk meminimalkan kerusakan lebih lanjut. Jika tak segera diatasi dapat menyebabkan kerusakan yang mengakibatkan testis rusak, sehingga harus diangkat. Beberapa penyebabnya, antara lain adalah perubahan suhu udara mendadak (seperti saat berenang), ketakutan, latihan yang berlebihan, batuk, atau celana yang terlalu ketat.

Anda Peminum Alkohol? Segeralah Cek Kesehatan Hati

sumber: TRIBUNNEWS.COM


 

JAKARTA - Jika Anda gemar meminum alkohol, saatnya waspada. Lakukan pengecekan kesehatan hati Anda untuk mendeteksi dini kemungkinan munculnya penyakit sirosis hati.

"Bagi Anda yang memiliki riwayat peminum alkohol berat atau terkena hepatitis kronis, sebaiknya melakukan pemeriksaan diri sebagai tindakan deteksi dini," ungkap Dr. Irsan Hasan, SpPD KGEH, Spesialis Penyakit Dalam-Konsultan Gastroentero Hepatologi RS Premier Jatinegara dalam talkshow di Jakarta, akhir pekan lalu.

Di seluruh penjuru dunia, sirosis hati merupakan penyebab kematian yang menempati urutan kelima bagi pria dan urutan ketujuh bagi perempuan. Sekitar 25.000 orang meninggal setiap tahunnya akibat penyakit ini. Di Indonesia sirosis hati lebih banyak diderita oleh laki-laki daripada perempuan.

Di tahap awal sirosis tidak menimbulkan gejala apapun, karena pasien kemungkinan menderita sirosis hati untuk waktu yang cukup lama tanpa menyadari penyakitnya.

Sirosis juga berisiko berkembang menjadi kanker hati (hepatocellular carcinoma). Risikonya bervariasi sesuai penyebab sirosis, risiko yang terbesar adalah yang disebabkan oleh infeksi hepatitis C dan B, diikuti oleh hemokromatosis.

Apalagi, kata dia jika hasil pemeriksaan fisik diketahui adanya pembesaran hati dan penumpukan cairan, maka ada kecurigaan Anda terkena sirosis hati. Pemeriksaan darah juga dapat mengkonfirmasi kegagalan fungsi hati.

"Jika sirosis tidak jelas terdeteksi, maka dapat juga dilakukan pemeriksaan antibodi virus hepatitis atau auto-antibodi yang mungkin telah menyerang sel-sel hati Anda, kelebihan zat besi atau tembaga dalam darah, dan lain-lain," ungkapnya.

Hati adalah organ terbesar dalam tubuh. Sirosis yang menyerang hati adalah penyakit kronis (terus-menerus, jangka panjang) hati. Ini berarti kerusakan pada jaringan hati normal yang membuat organ ini tidak dapat bekerja sebagaimana mestinya.

Wanita dengan Pekerjaan Mengetes Kamar Hotel

sumber: yahoo.com

Seorang perempuan di Cina dibayar untuk menguji kualitas kasur, tempat makan, dan pelayanan di hotel-hotel di negara itu. Anda berminat?


 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



Tuesday, March 20, 2012

Mengenal tato kornea mata yang ekstrim

sumber: kaskus.us



Anda memiliki tato di lengan, betis, atau punggung anda?. Jika jawaban anda “ya!”, anda jangan langsung berbangga hati dulu karena hal tersebut sudah biasa karena tato yang satu ini adalah jenis tato yang mungkin paling ekstrim yang pernah anda dengar, yaitu tato pada kornea mata!. Wow, terdengar ekstrim bukan?



Tato bola mata ini dilakukan dengan menyuntikkan zat warna ke lapisan atas mata. Terdengar ekstrim memang karena bagian putih bola mata atau kornea akan menjadi bidang yang dilukis.

Butuh nyali besar untuk mencobanya. Selain berani menahan sakit akibat tusukan jarum di bagian mata, juga harus siap menghadapi risiko kesehatan yang membahayakan mata.

Hanya dokter spesialis mata yang bisa melakukan teknik tersebut. Seorang seniman tato biasa tak akan berani. “Saya bukan dokter. Saya tidak akan melakukannya untuk siapapun. Saya tidak ingin bermain-main dengan hal yang bisa menimbulkan risiko penglihatan,” ujar Al, seorang seniman tato, seperti dikutip Times of India.







Himanshu Mehta, dokter spesialis mata mengatakan, tato bola mata bisa dilakukan setelah melewati studi selama satu tahun. Hampir semua dokter mau melakukannya hanya jika benar-benar aman dan tidak berisiko menimbulkan kanker jangka panjang.

Mehta mengatakan, tato bola mata harus dilakukan seorang profesional di bidangnya. Kegagalan teknik ini bisa menimbulkan pendarahan atau infeksi pada mata dan meningkatkan risiko kebutaan. Tato bola mata juga bisa merusak pembuluh darah dan perforasi. “Kornea, lapisan halus dan transparan di atas retina, merupakan jendela untuk melihat dunia,” katanya.

Meski demikian, ada manfaat medis dari tato ini. Selain mengubah warna kornea, tato ini juga bermanfaat untuk menutup cacat seperti jaringan parut kornea dan leucoma, buram bekas luka ringan pada kornea. Teknik tato ini dilakukan untuk membuat mata terlihat normal, tidak untuk tujuan estetika.

Yang pertama mencoba tato bola mata adalah seorang warga Kanada, Pauly Unstoppable. Sebanyak 40 suntikan tinta biru menghujam bagian bawah korneanya untuk mengubah warna putih bola matanya menjadi biru nila.

Selain tato mata, teknik ekstrim lainnya adalah tindik mata. Berbagai pilihan tindik berbentuk hati, bulan sabit, hewan atau potongan kecil permata berukuran sekitar 3,5 mm, akan ditempatkan di konjungtiva mata, lapisan transparan yang menutupi permukaan luar mata. Seluruh proses tindik mata tidak lebih dari 15 menit.